Jakarta, PONTAS.ID- Organisasi Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Jakarta Barat menggelar Tasyakuran Warga Baru 2021 di Lapangan Sepak Bola Rusunawa Daan Mogot Blok, Pesakih, Kelurahan Duri Kosambi, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat.
Ketua PSHT Cabang Jakarta Barat Gito Gatot mengatakan, Acara Tasyakuran ini diadakan satu tahun sekali disaat ada penerimaan warga baru yang sudah melewati proses tahapan-tahapan, hal ini dilakukan agar mewujudkan anggota PSHT terbina rasa persaudaraan yang erat, meningkatkan guyub, dan tambah rukun.
“Alhamdulillah, kami kemarin sudah mengesahkan delapan puluh tujuh anggota sebagai warga baru di organisasi PSHT, dan selama ini kami masih ditingkat Provinsi DKI Jakarta, sekarang sudah ada Cabang Jakbar,” ucap Ketua PSHT Cabang Jakarta Barat Gito Gatot saat ditemui PONTAS.id di lokasi, Minggu (21/11/2021).
Masyarakat yang ingin bergabung di PSHT, Kata Gatot tidak dibatasi, terbuka bagi siapa saja yang berminat bergabung menjadi keluarga besar di organisasi ini.
“PSHT, murni organisasi pencak silat, tidak terlibat di politik, serta tanpa melihat suku ras, agama, profesi apapun bisa bergabung tapi wajib mengikuti sesuai peraturan ADRT, dan PSHT ini berpusat di Madiun, Jawa Timur,” kata Gatot sebagai Putra Asli dari Madiun, Jawa Timur.
Gatot mengimbau agar seluruh jajaran anggota PSHT Jakarta Barat kedepannya bisa lebih baik, menjaga kondusifitas untuk keamanan wilayah serta membantu Petugas Keamanan Tertib Masyarakat (Kamtibmas).
“Insyaallah jajaran PSHT itu satu komando, agar terhindar dari gesekan-gesekan di lapangan, saya juga baru setahun menjadi ketua Cabang, masa periode ketua cabang hingga 5 tahun,” tuturnya.
Hal yang sama disampaikan Penasehat PSHT Cabang Jakarta Barat Waluyo, bagi masyarakat yang ingin bergabung menjadi bagian organisasi ini dimulai dari usia 5 tahun hingga tidak terbatas, dengan meraih tingkatan sabuk setelah mengikuti proses tahapan-tahapan yang sudah diatur.
“Untuk Siswa Polos mendapatkan Sabuk Hitam, kemudian naik tingkat Siswa Jambon Sabuk merah muda, lalu siswa Sabuk hijau, dan yang terakhir tingkat tertinggi Siswa mendapatkan Sabuk Putih,” tutupnya.
Pantauan PONTAS. ID di lokasi acara terlihat tertib, dan aman, lalu sesama anggota PSHT kidmat dalam mengikuti proses acara dan mematuhi protokol kesehatan Covid -19, serta hadirnya Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Cengkareng guna memonitor saat berlangsungnya acara.
Sekedar informasi, dalam PSHT tidak hanya belajar pencak silat atau berorganisasi, tapi memilik 5 Panca Dasar, meliputi :
1.Persaudaraan.
2.Olahraga
3.Beladiri
4.Kesenian.
5.Kerohanian
Penulis : Deddy Muttaqin
Editor: Yos Casa Nova F




























