Genjot Lapangan Kerja, Mentan Kukuhkan 10.000 Petani Muda KKT-PTI

Surabaya, PONTAS.ID – Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengukuhkan secara serentak 10 ribu petani muda di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (8/10/2021).

Pengukuhan dilakukan secara simbolis kepada sejumlah perwakilan secara luring (luar jaringan) maupun daring (dalam jaringan) ke seluruh penjuru Indonesia di bawah koordinasi Komando Kawasan Terpaut Pemuda Tani Indonesia (KKT-PTI).

“Melalui wadah KKT-PTI ini kita bisa berharap bisa menjadi pioner bagi para pemuda kita dengan memfasilitasi salah satunya melalui pelatihan-pelatihan. Sesudah itu para pemuda bisa melaksanakan program-program pertanian seperti yang kita harapkan,” ujar Syahrul, kepada wartawan.

Syahrul menyebut lahan pertanian adalah lapangan kerja seperti yang kerap disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Untuk itu, Presiden Joko Widodo mendorong para pemuda untuk kembali bertani. Sebab pertanian yang baik selalu menjanjikan keuntungan yang maksimal,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Syahrul juga meluncurkan web dan alat pertanian pintar (Altarian). Sebuah alat inovasi teknologi yang dapat mengoperasikan bisnis pertanian dari lokasi manapun, atau jarak jauh, melalui sistem android di telepon seluler.

Dalam kesempatan itu, Daenk Jamal selaki Koordinator Nasional KKT-PTI, menjelaskan, para pemuda tani melalui wadah organisasi yang dipimpinnya ini dirajut dengan pembekalan edukasi dan teknologi.

“Dengan begitu, saya pikir petani sekarang tidak perlu berkotor-kotor karena adanya teknologi, seperti Altarian yang kita ciptakan ini,” ujarnya.

Dia mencontohkan dengan adanya teknologi Altarian, para petani bisa mengoperasikan bisnisnya secara digital dan otomatis.

Daenk Jamal memastikan Altarian telah terhubung ke sistem android di telepon seluler melalui aplikasi ‘AbangIjo’ karya KKT-PTI.

“Meskipun kami di Surabaya, dengan depo pertanian yang berlokasi di Jakarta, cukup kami menggunakan android di telepon seluler, sudah bisa mengoperasikan itu semua. Itulah teknologi. Itulah anak-anak muda,” ujarnya.

Penulis: Abdullah
Editor: Pahala Simanjuntak

Previous articleBamsoet Apresiasi Terbentuknya Komcad
Next articlePancasila Hadir karena Kenegarawanan Para Pendiri Bangsa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here