Subang, PONTAS.ID – Pasar tradisional Kalijati yang berada di atas lahan milik Pemerintah Desa Kalijati Timur sedang dalam proses pembangunan kembali. Pasalnya tepat 30 September 2019 lalu, Pasar yang dikelola oleh PT Senjaya Rejekimas Ini ludes terbakar akibat Sambaran si jago merah.
Pantauan PONTAS.ID, Senin (14/06/2021), Pembangunan tampak berjalan. Namun disisi lain, para pedagang mengeluhkan tarif kios yang akan diberlakukan lantaran harganya melambung tinggi meski di tengah pandemi Covid-19.
“Harganya mahal, terus belum ada tawar-menawar sama kita,” tutur Irfan salah satu pedagang saat ditemui PONTAS.id di Kawasan Pasar Kalijati
Menurutnya hingga kini, belum ada kesepakatan antara pedagang dan pengelola. Bahkan, pihak yang berwenang atas pembangunan pasar tersebut meminta uang terlebih dahulu kepada para pedagang, padahal pembangunan belum rampung.
“Kami keberatan, tidak ada perjanjian sama kita harus bayar di awal,” jelasnya
Lebih lanjut, dirinya mengungkapkan bahwa pihak Pemerintah Desa Kalijati telah melakukan sosialisasi sebelumnya, namun karena harga yang terlalu mahal warga sempat mengajukan tawar-menawar, namun tidak disetujui.
“Sosialisasi memang ada, tapi pedagang merasa keberatan, tawar-menawar harga ditolak, tiba-tiba harga sudah ditetapkan begitu saja. Jadi intinya mereka (Pemerintah Desa dan Pengelola) menetapkan harga hanya sepihak tanpa melalui kesepakatan dengan para Pedagang,” ungkapnya
Parahnya lagi, para Pedagang juga mengeluhkan kualitas pembangunan Pasar tersebut.
“Sebagian bangunan ambruk ketika proses pengerjaan dilakukan. Yang ambruk di bagian ujung belakang,” Tandas salah seorang Pedagang
Sementara itu, Kepala Desa Kalijati Timur Ahadiyat Amaludin berdalih telah bersepakat dengan para Pedagang dalam menentukan tarif sewa kios yang baru tersebut.
“Kami sudah melakukan sosialisasi, mengundang para pedagang dan itu sudah deal,” ujar Kepala Desa Kalijati Timur Ahadiyat Amaludin.
Dirinya mengungkapkan, harga per meter yang ditawarkan yaitu maksimal 20 juta per meter dan minimal 15 juta per meter.
“Secara legalitas, pembangunan ini sudah disetujui oleh para pedagang,” pungkasnya
Hingga berita ini dipublikasikan, pihak pengembang Pasar Kalijati belum memberikan tanggapannya.
Penulis: Fajar Virgyawan Cahya
Editor: Rahmat Mauliady




















