Jakarta, PONTAS.ID – Kepala Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Administrasi Jakarta Utara Edward Idris terus menggencarkan sosialisasi penggunaan aplikasi Data Warga (DW) ke seluruh Kelurahan. Hal ini dilakukan guna menyelamatkan DKI Jakarta dari penyebaran virus Covid-19.
Tak hanya itu, Edward juga memastikan operator Sudin Dukcapil yang bertugas di Kelurahan bisa membantu pendataan apabila pengurus RT yang tidak paham menggunakannya.
“Nantinya operator kami di Kelurahan bisa membantu RT /RW apabila mereka tidak paham menggunakannya,” tutur Edward senin (17/5/2021).
Lanjut Edward, warga yang terdata akan ditanyakan perihal hasil tes Covid-19. Apabila tidak memilikinya, petugas medis dari Puskesmas Kecamatan berkolaborasi dengan aparatur kelurahan akan melakukan pemeriksaan kesehatan baik Swab Antigen atau Polymerase Chain Reaction (PCR).
“Pendataan ini tindak lanjutnya tes Covid-19. Bahkan tidak hanya itu, pendataan ini juga nantinya bisa sebagai bank data warga untuk kepentingan kebijakan pemerintah,” jelasnya.
Lurah Pluit Rosiwan menerangkan penataan warga ini juga dilakukannya dengan berkolaborasi bersama aparat kepolisian Polres Pelabuhan Tanjung Priok.
Dari sekitar 150 jiwa yang terpantau melangsungkan mudik, 63 diantaranya telah masuk ke dalam aplikasi Data Warga milik Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi DKI Jakarta. Begitupun stiker penanda warga mudik telah dipasang di kediamannya masing-masing.
“Semalam kami telah menyisir warga yang balik mudik dan langsung melakukan swab antigen untuk memastikan warga tersebut tidak terpapar Covid-19. Apabila terpapar, maka Puskesmas Kecamatan Penjaringan akan menindaklanjutinya sesuai protokol kesehatan,” tutup Rosiwan.
Penulis: Ana Sulastri /Suwarto.
Editor: Ahmad Rahmansyah

























