Tekan angka Covid 19, Pemdes Ngampel Dirikan Pos Pemeriksaan Di Gerbang Masuk Desa

Salah satu warga diperiksa dan didata oleh petugas saat memasuki Desa Ngampel Kecamatan Mejayan Kabupaten Madiun, Kamis (18/03/2021)

Madiun Raya, PONTAS.ID – Pemerintahan Desa Ngampel Kecamatan Mejayan Kabupaten Madiun didirikan 7 pos pemeriksaan atau checkpoint di tiga pedukuhan yang merupakan pintu masuk desa. Checkpoint itu didirikan sebagai bukti nyata untuk pencegahan dan percepatan penangangan penyebaran Covid-19 di wilayahnya.

Kepala Desa Ngampel Kecamatan Mejayan Kabupaten Madiun, Afrius tri nugroho mengatakan bahwa penyebaran Covid-19 di wilayahnya sangat cepat. Sebelum didirikan pos pemeriksaan / chekpoint, Angka penderita di wilayahnya banyak.

“Setelah ada pos pemeriksaan yang ada di setiap penjuru pintu masuk desa. Angka penularan COVID-19 dapat ditekan. Alhamdulillah, Saat ini angka sebarannya turun menjadi 25 orang terkonfirmasi Covid-19, Sembuh 16 orang dan 4 orang meninggal dunia,” kata Afrius kepada Pontas.id, Rabu (18/03/2021)

Ditambahkannya, Dalam menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro tahap II, untuk menekan laju penularan COVID-19 di wilayahnya. Pihaknya memiliki tantangan tersendiri dan akan menerapkan Protokol kesehatan (Prokes) terutama melakukan pemeriksaan pergerakan moda transportasi, pemeriksaan setiap orang, kendaraan dan barang yang akan melalui pos itu.

“Kami membutuhkan peran serta masyarakat dan perangkat desa maupun RT-RW untuk bersama-sama menyosialisasikan kegiatan tersebut agar berjalan sesuai rencana,” pungkas pria yang telah menjabat kepala desa selama dua periode ini.

Disisi lain, Kapolsek kota Mejayan kompol Sigit siswandi membenarkan pembenahan disiplin ketat pada PPKM jilid II di lingkungan Desa Ngampel kecamatan Mejayan ini.

“Benar, Sejak banyaknya warga Ngampel yang terpapar covid19 pada ppkm tahap I, Sekarang pada PPKM jilid II, Kades Ngampelterus berbenah dan menerapkan standar prokes extra ketat. Kami dari Polsek Mejayan sangat mengapresiasi langkah tersebut. Dan berharap bisa menjadi kampung tangguh yang sesungguhnya dan bisa menjadi contoh desa-desa lainnya,” pungkasnya.

Penulis : Ran1/Dhanny.
Editor    : Agus Dwi Cahyono.

Previous articleBangkitkan Ekonomi Lokal, KKP Dorong Biak Numfor Jadi Pengekspor Ikan
Next articlePetugas Gabungan Tertibkan Parkir Liar di Stasiun Palmerah