Corona Tak Pilih-pilih Korban, Warga Trenggalek Diimbau Patuhi Prokes

Drs Widarsono tengah bersama Kapolres dan Komandan Kodim 0806

Trenggalek, PONTAS.ID – Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Trenggalek, Drs. Widarsono, MM., mengingatkan seluruh warga masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) saat pandemi virus Corona (Covid-19). Pasalnya, Covid-19 adalah virus yang dapat menyerang siapa saja, tidak pilih-pilih siapa yang akan menjadi korbannya.

“Covid-19 tidak pilih-pilih, semua bisa kena,” ujarnya, saat ikut meresmikan Kampung Tangguh Semeru Desa Buluagung, Kecamatan Karangan, Kamis (7/1/2021).

Mewakili Bupati, mantan Kepala Kesbangpol ini menuturkan bahwa di Jawa Timur sendiri penambahan kasus Covid-19 meningkat. Tak terkecuali, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, serta beberapa pejabat di lingkup Pemprov Jatim juga terpapar Covid-19.

“Ini menandakan Covid-19 tidak memandang siapa,” jelasnya.

Lebih lanjut, Widarsono pun tak henti-hentinya mengingatkan masyarakat agar tetap disiplin memakai masker, menjaga jarak, sering mencuci tangan.

“Dan jangan stres, salah satu cara menghindari Covid-19 itu sendiri. Saya sangat berterima kasih 3 pilar tetap bersinergi melawan Covid-19. Tetap semangat, jangan kendor melawan Covid-19 seperti intruksi Bapak Presiden Jokowi,” tegasnya.

Di kesempatan yang sama, Kapolres Trenggalek, AKPB Dony Satria Sembiring, juga menyayangkan sikap sebagian masyarakat yang masih belum mempercayai adanya wabah Covid-19 ini. Padahal, kasusnya sudah banyak dan buktinya juga sudah jelas.

“Guyonannya tidak percaya akan penyakitnya, namun percaya akan bantuannya,” ungkap Kapolres.

“Bahkan, pada 5 Januari kemarin ada 5 pasien terpapar Covid-19 meninggal di Trenggalek. Angka yang mengejutkan dalam sepanjang sejarah penanganan Covid di Trenggalek, 1 hari terjadi 5 kasus meninggal,” sambungnya.

Sama halnya dengan Asisten Pemerintahan dan Kesra, Pamen Polri ini juga mengingatkan pentingnya memakai masker, menjaga jarak, dan sering cuci tangan agar terhindar dari Covid-19 dan kesemuanya itu merupakan vaksin dari virus itu sendiri.

Pria dengan pangkat 2 melati dipundaknya tersebut mengingatkan usia rentan virus ini, yakni diantara umur 41 hingga 60 tahun. Sehingga masyarakat di usia tersebut diminta untuk hati-hati dan selalu waspada, serta disiplin memakai masker.

“Karena pada usia tersebut cukup rawan bila terpapar,” tandasnya.

Senada dengan rekan kerjanya tersebut, Komandan Kodim 0806, Letkol Arh. Uun Samson Sugiarto, juga mengimbau agar semua elemen yang ada untuk senantiasa bersinergi dan bersemangat saling membantu dan saling mengisi satu sama lain.

“Karena dengan itu semua bisa kuat. Kalau masyarakat dan aparatnya mulai tidak semangat maka akan berbahaya. Semua harus saling support, tidak hanya saat seremoni melainkan senantiasa, selalu setiap saat,” pungkasnya.

Penulis: Agung Ika N

Editor: Riana

Previous articleJual Beli Pupuk Bantuan Kementan, Kapolsek Kampak: Masih Penyelidikan
Next articleMenteri ESDM Paparkan Capaian Kerja 2020 dan Rencana Program 2021