Jakarta, PONTAS.ID – Wakil Ketua DPR, Azis Syamsuddin melaksanakan pertemuan dengan para mahasiswa Indonesia di Turki dalam sela-sela transit di Istanbul (Turki).
Pertemuan di laksanakan atas permintaan para mahasiswa untuk berdiskusi terkait perkembangan dinamika poltik Indonesia, hubungan Indonesia-Turki hingga perkembangan Covid-19.
“Ya, memenuhi keinginan para mahasiswa Indonesia di Turki untuk berdiskusi sekalian sambil transit. Sangat antusias berdiskusi tentang perkembangan dinamika politik, perkembangan hubungan Indonesia dan Turki hingga tantangan Covid-19” ungkap Azis Syamsuddin dalam keterangan pers, Kamis (5/11/2020).
Azis Syamsuddin dalam kesempatan ini memuji semangat para mahasiswa Indonesia di Tukri.
“Para mahasiswa ini merupakan aset masa depan bangsa. Saya harapkan para mahasiswa Indonesia di Turki, melalui pengalaman dan network yang luas dapat menjadi calon-calon pengusaha yang handal di Indonesia maupun di Turki.
Mahasiswa Indonesia kerap di harapkan kembali ke Tanah Air untuk turut serta dalam pembangunan bangsa, baik karakter bangsa, perekonomian serta manjadi tulang pungung bangsa menuju Indonesia Maju“ jelas Azis Syamsuddin
Politisi Golkar menekankan Turki memiliki hubungan istimewa dengan Indonesia. Lebih jauh lagi, dengan potensi meningatnya investasi Turki ke Indonesia, Alumnus Turki dapat kelak menjadi pengusaha, pendidik, pengembangan UMKM, professional muda dan lain dalam turut membangun industri dalam negri di berbagai sektor potensial.
Azis meyakini kualitas Mahasiswa Indonesia yang belajar di Turki sagat baik. “Saya lihat kualitas ilmu pendidikan dan network yang di dapat selama para mahasiswa belajar di Turki sangat baik. Tinggal bagaimana ilmu tersebut bisa berkontribusi dalam pembangunan di Indonesia.” tegas Azis.
Azis juga mendesak agar perdagangan antara Indonesia dan Turki perlu di tingkatkan sehingga neraca perdagangan Indonesia bisa surplus, untuk itu Pimpinan DPR ini mengajak Turki untuk meningkatkan investasi di Indonesia secara dengan prinsip-prinsip Free Trade.
“Perdaganan perlu di tingkatkan antara Indonesia-Turkri, caranya tentu dengan mengajak pengusaha Turki untuk investasi di Indonesia sesuai peraturan yang ada dan prinsip-prinsip Free Trade Area/FTA, maka focus pada penyelesaian Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Turki (IT CEPA) harus di prioritaskan” tutup Azis.
Dalam kesempatan ini Azis Syamsuddin di damping oleh Supriansa (komisi III), Wakil Ketua Komisi VIII Ace Hasan Syadzily, Wakil Ketua Komisi X Hetifah Sjaifudian, Putri Anetta Komaruddin (Komisi XI), Mukhamad Misbakhun (Komsisi XI), Bobby Adityo Rizaldi (Komisi I) dan Bambang Putrajaya (Komisi II) serta Duta Besar Indonesia untuk Turki Lalu Muhammad Iqbal.
Penulis: Luki Herdian
Editor: Riana



























