Maju Pilkada Tanjung Jabung Timur, Abdul Rasid Tolak Politik Uang

Tanjab Timur, PONTAS.ID – Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Tanjung Jabung Timur, pasangan Abdul Rasid – Mustakim menolak praktik politik uang (money politic) sejak awal tahapan Pilkada Serentak hingga hari H, pada Rabu, 9 Desember mendatang.

“Kami bersama tim pemenangan konsisten tidak membeli harga diri masyarakat dengan cara memberikan sejumlah uang agar memilih pasangan Abdul Rasid – Mustakim,” ungkap Calon Bupati Tanjung Jabung Timur, Abdul Rasid di sela-sela pertemuannya dengan warga di Kecamatan Nipah Panjang, Rabu,(16/09/2020).

Pasangan dengan julukan ‘Ramah’ ini menegaskan politik uang merupakan bentuk tidak terpuji yang merusak demokrasi serta merendahkan harkat martabat masyarakat selaku pemilik suara.

“Karena itu merusak tatanan demokrasi dan merendahkan martabat masyrakat itu sendiri. Masak masyarakat kita bayar, berarti ada niat buruk di situ,” imbuhnya.

Abdul Rasid menambahkan, dirinya bersama tim bertekad menghadirkan politik yang santun dan ramah serta tidak ternodai politik uang.

Dia mengaku telah mewakafkan sisa umur dirinya untuk berbuat lebih banyak bagi kemajuan Kabupaten Tanjung Jabung Timur dalam bentuk program bukan sekedar janji melalui politik uang.

“Saya mau berhutang kepada masyarakat dalam bentuk program pembangunan. Jadi nantinya saya harus menunaikan itu kepada masyarakat janji politik yang sudah saya sampaikan,” tutupnya.

Penulis: Bambang Hermanto
Editor: Pahala Simanjuntak

Previous articleMendag Sebut Neraca Perdagangan Agustus Surplus, Ini Pemicunya
Next articleMPR Ajak Santri Kuatkan Empat Pilar