Kebal Covid-19, Bisnis Ikan Hias malah Kinclong

Jakarta, PONTAS.ID – Pasar ikan hias di Ibu Kota terus bergeliat dan bergairah meskipun saat ini DKI Jakarta tengah dilanda pandemi Covid-19. Di sisi lain, berbagai jenis usaha lainnya cukup terpukul terdampak pandemi yang menyebar di seluruh belahan dunia ini.

Pantauan PONTAS.id, saat menyambangi dua pasar ikan hias Jatinegara, Jakarta Timur dan di Gunung Sahari, Jakarta Pusat, terlihat ramai didatangi pembeli, Kamis (9/7/2020).

“Saat ini banyak muncul pecinta ikan hias terbilang pemula,” ungkap salah seorang pengusaha ikan hias di Kawasan Gunung Sahari, Jakarta Pusat, Siti Sumarni saat ditemui PONTAS.id, Kamis (9/7/2020).

“Mungkin ini dampak dari masyarakat yang jenuh berada di rumah selama pandemi Covid-19, sehingga memilih memelihara ikan hias menjadi salah satu pilihan mengisi kejenuhan di rumah,” kata Siti.

Terpisah, Ali, karyawan salah satu penjual ikan hias dan aquascape, mengaku sejak diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) omzet yang berhasil diraih terus meningkat setiap harinya

“Selama wabah Corona, justru transaksi pembelian ikan hias dan aquascape meningkat secara signifikan,” kata Ali.

Ali pun berharap pemerintah bisa lebih memperhatikan pelaku usaha UMKM di Sektor ikan hias agar lebih maju dari sebelumnya.

“Harapan saya tentunya pemerintah dapat mendukung kami sehingga bisa mengembangkan dan memajukan pasar ikan hias melalui program-program yang digagas oleh pemerintah,” pungkasnya

Sebagai informasi, pasar ikan Eks Kartini yang saat ini berada di Jln. Gunung Sahari, kelurahan Gunung Sahari Utara, Jakarta Pusat ini berdiri lima tahun lalu pasca relokasi dari sentra ikan hias Kartini.

Berbagai macam jenis ikan hias, tanaman air serta jasa pembuatan aquascape pun sangat mudah ditemui mulai dari harga ribuan hingga jutaan rupiah.

Penulis: Rahmat Mauliady
Editor: Pahala Simanjuntak

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here