Masyarakat Setuju Serahkan 10 Hektar Tanah Untuk Kodam XVIII/Kasuari

Manokwari, PONTAS.ID – “Masyarakat setuju untuk menyerahkan tanah 10 hektar untuk Kodam. Jadi saya bangga, setuju bahwa Kodam membangun bangunan disini untuk kami masyarakat Manokwari Utara dan seluruh rakyat di Provinsi Papua Barat,” ucap Sakarias Dowansiba, Kepala Distrik Manokwari Utara, Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat, Kamis (11/6/2020).

Sakarias menyampaikan ucapan itu kepada Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI Ali Hamdan Bogra, saat mendampingi meninjau kesiapan lahan untuk pembangunan Batalyon Artileri Medan (Armed) di Kampung Warbifor, Distrik Manokwari Utara, Papua Barat. Kepada Pangdam, Sakarias mengatakan dirinya mewakili masyarakat, menyerahkan tanah sebesar 10 hektar di kampung Warbifor.

Pada kesempatan itu Pangdam XVIII/Kasuari menyampaikan, tujuan dari peninjauan lahan bersama Komandan Detasemen Markas (Dandenma) Kodam XVIII/Kasuari adalah untuk memastikan kesiapan lahan bagi rencana pembangunan Batalyon Armed, baik tentang letak/posisinya, administrasinya, keabsahan kepemilikannya, maupun pelepasan hak adatnya.

“Hal ini dimaksudkan agar dalam pembangunan nantinya sudah tidak ada lagi permasalahan yang dapat menghambat,” kata Mayjen Ali Hamdan Bogra. Senada dengan ungkapan Kepala Distrik Manokwari Utara, tokoh masyarakat kampung setempat, juga sangat mendukung dan setuju terhadap pembangunan markas Satuan TNI AD tersebut di kampungnya.

“Kami punya masyarakat di sini kan jauh dari keamanan. Jadi setelah Kodam, kami setuju sekali dengan ini untuk dibangun. Kami minta segera, kalau bisa tahun ini bisa dibangun,” sambung Sakarias.

Penulis: Arbiyanto

Editor: Luki Herdian

Previous articleDireksi Pertamina Dirombak, Dirut Tetap Nicke
Next articleAda Pandemi, BPH Migas Catat Penurunan Konsumsi Solar Cs