Tangerang, PONTAS.ID – Menteri Perindustrian (Menperin) RI, Agus Gumiwang Kartasasmita, meresmikan ekspor pipa komposit serat kaca (fiberglass) berdiameter 3.4 meter dan panjang total 5.3 km, ke Silicon Valley, Amerika Serikat, berlokasi di Pabrik produksi PT Future Pipe Industries (FPI), Balaraja Barat, Tangerang, Kamis (26/2/2020).
Ekspor pipa fiberglass digunakan untuk pembangunan infrastruktur transmisi pembuangan (sewerage system) yang nantinya akan menghubungkan beberapa kota di area San Francisco, Belmont, Redmont, dan San Carlos, Amerika Serikat.
Peresmian ini juga dihadiri oleh Wakil Ketua MPR RI, Fadel Muhammad; Anggota Komisi VI DPR, Gilang Dhielafararez; Komite BPH Migas, Hari Pratoyo; Dirjen Perindustrian IKFT, Muhammad Khayam; Bupati Tangerang, Muhammad Zaki Iskandar; Perwakilan BKPM, serta beberapa perwakilan BUMN.
Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, menyampaikan, industri pipa komposit serat kaca merupakan industri masa depan yang harus dikembangkan, karena memiliki beberapa keuntungan, di antaranya kualitas yang kuat, tahan lama, tidak meninggalkan jejak lingkungan, murah, serta anti korosi.
“Secara umum industri ini efisien. Industri ini sangat dibutuhkan ke depan, sehingga perlu terus dikembangkan. Kami harapkan Kementerian PUPR bisa membuka peluang produk pipa fiberglass ini dapat diserap proyek APBN seperti untuk pipa pengairan dan juga titip betul kepada SKK Migas dan BPH Migas potensi market pipa fiberglass ini dapat dibuka untuk proyek pipanisasi BBM dan Gas Bumi,” kata Menperin, dalam keterangannya, Jumat (28/2/2020).
Kemudian, COO PT FPI, Imad Makhzoumi, menjelaskan, proyek pengiriman pipa fiberglass senilai USD 20 juta ini merupakan yang pertama dan terbesar di Indonesia serta dibuat oleh tim ahli dalam negeri, mulai proses desain, perencanaan, hingga produksi akhir.
Kegiatan ekspor ini memiliki multiplier effect tidak hannya dari value proposition yang ditawarkan, namun juga penambahan devisa negara, baik dari nilai ekspor maupun pajak cukai serta pemberdayaan tenaga lokal dalam negeri.
Selain itu, kegiatan ekspor ke Amerika Serikat akan terus berlanjut ke depan, mengingat kebutuhan akan produk yang sustained seperti pipa fiberglass akan terus meningkat dalam 10-20 tahun kedepan.
Penulis: Ririe
Editor: Riana




























