Jakarta, PONTAS.ID – Perusahaan migas asal Texas, Amerika, Exxon Mobile, menanggapi positif rencana Kementerian ESDM yang akan melonggarkan skema kontrak.
VP Coorporate Communication Exxon Mobile, Azi Alam, menyebut, langkah kelonggaran kontrak merupakan langkah positif yang ditunggu kontraktor migas.
Azi menilai, kelonggaran skema kontrak apakah akan memakai gross split atau cost recovery memang penting. Sebab, tak semua lapangan migas cocok memakai skema kontrak gross split.
“Kami menyambut baik dibukanya dua opsi. Kan memang tiap lapangan kan punya karakter yang berbeda beda. Sehingga pendekatab terhadap pengembangan itu juga harus disesuikan risikonya,” tutur Azi, di Jakarta, Senin (17/2/2020).
Hanya saja, Azi belum bisa memastikan apakah perusahaan akan menganut skema kontrak yang mana. Pasalnya kata dia, penyesuaian skema kontrak tergantung dari karakteristik lapangan yang akan dikelola.
“Kami kan perusahaan global ya. Kami beroperasi di negara yang menganut GS dan PSC. Jadi buat kami yang penting adalah bahwa tiap lapangan itu di approach dengan yang berbeda dan disesuaikan karakteristik lapangan itu,” tuntas Azi.
Penulis: Ririe
Editor: Riana
















