Pekan Depan, Gerindra akan Panggil Andre Rosiade soal Penggerebekan PSK Online

Ahmad Muzani
Ahmad Muzani

Jakarta, PONTAS.ID – Partai Gerindra menyatakan akan memanggil kadernya sekaligus anggota DPR RI, Andre Rosiade pada pekan depan dalam rangka mengklarifikasi atas peristiwa penggerebekan pekerja seks komersial (PSK) di Padang, Sumatera Barat.

“Minggu depan kami akan panggil Andre, kami merasa perlu memanggil Andre, karena pemberitaan ini sudah ke sana kemari. Sehingga kami perlu konfirmasi, penjelasan dari bersangkutan apa yang sebenernya terjadi,” kata Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani usai menghadiri rangkaian acara HUT Partai Gerindra ke-12, di Nusantara IV, Komplek Parlemen, Senayan, Kamis (6/2/2020).

Menurut Muzani, apa yang diterima oleh DPP merupakan cerita yang tidak utuh dalam menggambarkan situasi sesungguhnya.

“Sehingga, kami merasa perlu memanggil Andre untuk mendengar penjelasan dan keterangannya, apa yang sebenarnya terjadi, terutama peristiwa itu,” papar pria yang menjabat wakil ketua MPR RI itu.

Lebih lanjut, ketika ditanyakan apakah tindakan penggerebekan yang dilakukan Andre Rosiade telah berkordinasi dengan DPP atau inisiatif yang bersangkutan? Muzani mengatakan justru pemanggilan tersebut untuk mengkonfirmasi semua informasi yang diterima terkait peristiwa tersebut.

“Itu yang mau saya tanya, itu bagian yang saya ingin tanya. Kami mau nanya idenya dari mana?, apa hasil mimpi, atau apa,” pungkas Muzani.

Diketahui, Diberitakan sebelumnya, Polda Sumbar menggerebek praktik prostitusi online di salah satu hotel berbintang di Kota Padang, Minggu (26/1/2020) lalu.

Dalam penggerebekan itu, polisi berhasil mengamankan AS (24), yang diduga sebagai mucikari dan seorang wanita berinisial N (27) sebagai pekerja seks komersial (PSK).
Selain itu, polisi juga mengamanakan bebebrapa barang bukti berupa uang sebesar Rp 750.000, handphone milik pelaku dan satu buah alat kontrasepsi yang belum dipakai.

Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto mengatakan, penggerebekan itu setelah pihaknya mendapat laporan dari anggota DPR RI Andre Rosiade terkait adanya praktik prostitusi online di salah satu hotel berbintang di Padang.

Setelah mendapatkan laporan itu, Polda Sumbar menurunkan tim siber Direktorat Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) yang dikomandoi Panit II Unit V Ditreskrimsus AKP Indra Sonedi.

“Kemudian polisi melakukan penggerebekan di hotel tersebut dengan mengamankan pria yang diduga mucikari AS (24) dan wanita N (27) sebagai pekerja seks komersial nya,” kata Stefanus.

Penulis: Luki Herdian

Editor: Pahala Simanjuntak

Previous articlePemerintah Dorong Usaha Mikro Kecil Menengah Naik Kelas
Next articleSoal Gagal Bayar Jiwasraya, Nasabah Minta OJK Tak Lepas Tangan