Di Pagelaran Seni Etnis Sunda, Bupati Asahan Imbau Perkokoh Rasa Persatuan

Acara Pagelaran Seni Budaya Daerah (PSBD) Asahan di lapangan Graha Asahan Indah, Kisaran, Sumatera Utara, Senin (2/12/2019) malam.

Asahan, PONTAS.ID – Meski sempat diguyur hujan diawal acara, namun tidak memengaruhi kemeriahan acara pagelaran seni yang ditampilkan etnis Sunda pada acara Pagelaran Seni Budaya Daerah (PSBD) Asahan di lapangan Graha Asahan Indah, Kisaran, Sumatera Utara, Senin (2/12/2019) malam.

Mulai dari pertunjukan pencak silat, tari jaipong yang dibawakan oleh Mahasiswa USU hingga sampai pada acara itihong (acara tradisional penyambutan tamu kehormatan) cukup menyita perhatian masyarakat yang begitu antusias saat menyaksikan pagelaran seni etnis Sunda tersebut.

Ketua Paguyuban Sunda Asahan-Tanjung Balai, Heri Purnama, ketika memberikan sambutannya di depan Bupati Asahan yang diwakili Kadis Pendidikan Asahan, Sofyan, unsur Forkopimda, para Ketua Etnis se-Kabupaten Asahan, undangan dan juga masyarakat menyanpaikan ucapan terima kasihnya kepada Pemkab Asahan yang telah mendukung dan memberi ruang bagi 14 etnis di Asahan dalam penyelenggaraan acara PSBD tersebut.

“Pagelaran kebudayaan dari 14 etnis yang ada di Kabupaten Asahan bukan hanya sekedar pertunjukan acara hiburan, namun lebih kepada makna yang terkandung didalamnya yakni nilai persatuan didalam kebhinekaan,” ujar Heri.

Heri juga menegaskan bahwa etnis Sunda bersama dengan etnis-etnis lainnya akan terus berkonstribusi dan mendukung Pemkab Asahan dalam melestarikan budaya yang ada.

Karena menurutnya, hal itu merupakan warisan leluhur bangsa yang harus tetap dipertahankan.

Sementara itu, Bupati Asahan sangat mengapresiasi pagelaran seni yang dilaksanakan etnis Sunda tersebut.

Hal itu terungkap dalam sambutan yang disampaikan Kadis Pendidikan Asahan, Sofyan.

Sofyan juga mengajak seluruh etnis yang ada di Asahan untuk terus memupuk rasa persatuan, sesuai dengan makna yang terkandung dalam semboyan Bhinneka Tunggal Ika.

“Mari kita perkokoh rasa persatuan ditengah keberagaman yang ada, sembari terus kita rawat kesenenian dan budaya nasional yang kelak akan kita wariskan kegenerasi yang akan datang,” imbau Sofyan.

Penulis: Bayu Kurnia Jaya

Editor: Riana

Previous articleKepala BKPM: Omnibus Law Harus Lindungi UMKM
Next articleKunker Sulbar, DPD Terima Sejumlah Permasalahan