Jakarta, PONTAS.ID – PT PLN (Persero) akan mengunakan kendaran listrik dalam mendukung kegiatan operasionalnya, untuk mengurangi kendaraan yang menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM).
Plt Direktur Utama PLN, Sripeni Inten Cahyani, mengatakan, PLN mendukung program kendaraan listrik dengan menganti kendaraan operasionalnya yang menggunakan BBM menjadi kendaraan listrik.
Sripeni bilang, kendaraan listrik yang digunakan PLN diproduksi di dalam negeri pabrikan Mobil Anak Bangsa (MAB ).
”Untuk menggantikan kendaraan operasional kami di unit-unit digantikan secara bertahap, untuk kendaraan antar jemput karyawan dan operasional sebagainya,” kata Sripeni, saat melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan Mobil Anak Bangsa (MAB) di Kantor Pusat PLN, Rabu (6/11/2019).
Lebih jauh, Sripeni juga menuturkan, menggunakan kendaraan listrik merupakan keniscayaan bagi sebuah perusahaan yang lini usahanya berada pada penjualan listrik. Apalagi, penggunaan kendaraan listrik yang dilakukan PLN akan mendorong minat masyarakat untuk menggunakan kendaraan listrik.
Di kesempatan yang sama, Presiden Direktur MAB, Leonard, mengatakan, pihaknya telah meminta PLN untuk menyiapkan titik-titik infrastruktur pengisian daya listrik sebagai bahan bakar kendaraan listrik yang diproduksinya. Titik-titik pengisian daya tersebut terdapat di sejumlah pool kendaraan bus di Jakarta.
“Kami sebagai produsen mobil listrik bisa mendorong lebih cepat lagi percepatan kendaraan listrik,” katanya.
Asal tahu saja, untuk tahap awal, unit PLN sudah siap menggunakan kendaraan listrik berupa bus antar jemput karyawan. Unit tersebut adalah PT Pembangkitan Jawa Bali (PJB) yang telah memesan 8 unit bus, 8 unit mobil jenis star wagon, motor dan sepeda listrik.
PT Pembangkit Jawa Bali (PJB), anak usaha PLN, setidaknya akan menggunakan delapan unit bus kendaraan listrik dan delapan mobil starwagon, serta sejumlah sepeda motor listrik pada tahun ini. Sedangkan untuk PT Indonesia Power (IP), anak usaha PLN lainnya, juga akan mulai menggunakan 11 unit bus listrik pada tahun ini.
Penulis: Ririe
Editor: Riana




























