Indikasi Kecurangan Pilkades Sergai Mulai Tampak

Kepala Badan PMD Sergai, Ikhsan (Foto: Dok.Pontas)

Sergai, PONTAS. ID – Masyarakat Sergai bakal mengikuti Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak pada hari Rabu (30/10/2019) di 121 desa (seharusnya 122 desa) di 16 kecamatan. Terkait hal itu, banyak yang mengeluh sekaligus mempertanyakan trik dan kinerja Panitia Pemilihan Kepala Desa (P2KD).

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Badan Pemerintahan dan Masyarakat Desa (Kaban PMD) Sergai, Ikhsan, di Kantor Bupati Sergai, Sei Rampah, Selasa (29/10/2019).

“Banyak yang sudah mengadu kepada kami, indikasi kecurangan yang bakal dilakulan oleh P2KD masing-masing dan hal ini disampaikan kepada kami di PMD. Warga banyak yang belum atau tidak mendapat surat undangan untuk memilih, sesuai aturan bahwa Daftar Pemilih Tetap (DPT) itu mengacu kepada DPT Pemilu/Pileg kemarin. Ini kan sudah nampak indikasi permainannya?,” tukas Ikhsan blak-blakan.

Protes dari warga dan calon lain, lanjut Ikhsan, tentunya ditujukan kepada P2KD. Sebab, P2KD masing-masing desa indikasinya jelas tidak netral, apalagi bagi Kades petahana juga masih ikut.

“Soalnya, pemilihan P2KD itu sebelumnya masih di bawah kepemimpinan Kades yang lama, kayaknya sudah terstruktur lah,” papar Ikhsan.

Masalah berkurangnya 1 desa yang gagal Pilkades, imbuh Ikhsan, disebabkan Desa Maga Raja di kecamatan Dolok Merawan waktu itu ada 2 calon yang maju.

“Tiba-tiba salah satu Cakades menyatakan mundur, tapi belum masuk tahapan penetapan. Setelah kita tunggu hingga akhir batas waktu gak ada yang daftar, sesuai aturan kita tunda lah,” pungkas Ikhsan.

Penulis: Andy Ebiet

Editor: Riana

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here