Terkupas, Warga Pertanyakan Mutu Rabat Beton di Sipispis

Sergai, PONTAS.ID – Proyek jalan rabat beton di Pondok Afdeling 2 Dusun 4 Sidomulyo, Desa Gunung Monako, Kecamatan Sipispis, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), diduga dikerjakan asal jadi dan tidak sesuai Rencana Anggaran dan Biaya (RAB). Bahkan di lokasi pekerjaan tidak ada papan plang pengerjaan proyek tersebut.

Dari hasil pantauan wartawan pada Sabtu (19/10/2019) di lokasi pekerjaan dan dari keterangan warga sekitar pada wartawan mengatakan bahwa proyek tersebut memakai anggaran Dana Desa Tahun 2019 dengan nilai sekitar Rp.173 juta.

“Proyek tersebut mulai dikerjakan pada tanggal 2 Oktober 2019 dan selesai tanggal 12 Oktober 2019 lalu,” kata salah seorang warga Sipispis, Saragih kepada wartawan.

Menurut dia, soal plang proyek yang sudah tidak ada lagi di lokasi kemungkinan karena pekerjaan sudah selesai, “Makanya sudah dicabut pihak aparat desa,” sebut Saragih

Namun Saragih mempersoalkan mutu proyek tersebut, “Aku heran melihat hasil pekerjaan ini. Baru sekitar satu minggu, jalan yang dibangun sudah mulai terkupas,” katanya.

Saat melihat lebih dekat, jalan rabat beton dengan panjang 180 meter, lebar 4 meter, dengan ketebalan sekitar 18, 19 hingg 20 cm, terkesan lebih banyak pasir dari pada semennya.

Selain itu, warga juga mempertanyakan munculnya Sukimin yang merupakan mantan Kepala Desa Gunung Monako yang berstatus cuti menjelang Pilkades Serentak.

“Kami heran, kenapa pak Sukimin masih datang untuk memantau proyek ini. Padahal dia kan sudah cuti selaku petahana,” katanya.

Sementara, Plt. Kades Gunung Monako, Eni Nurlela Wati kepada wartawan mengatakan bahwa papan plang proyek masih ada, “Kemarin masih ada, tapi karena pekerjaan sudah selesai, makanya plang tersebut sudah dicabut,” katanya, Sabtu (19/10/2019).

Saat ditanya mengenai besaran anggaran proyek tersebut, Eni mengaku tidak tahu. Begitu juga saat ditanya, terkait proyek jalan yang dinilai asal jadi itu, Eni mengaku tidak tahu, “Nanti akan aku cek ke lokasi,” sebutnya.

Sementara itu, Sukimin Kepala Desa yang sedang cuti, hingga saat ini belum merespon wartawan melalui ponselnya.

Penulis: Davis Simanjuntak
Editor: Hendrik JS

Previous articleJelang Sidang Paripurna MPR, Ini Rangkaiannya Pelantikan Presiden
Next articleTanpa Plang Proyek, Pembangunan BPP Tugumulyo jadi Sorotan