Sergai, PONTAS.ID – Asisten Perencanaan (Asrena) Kasad, Mayjen TNI Hasanuddin bersama Bupati Serdang Bedagai (Sergai), Soekirman mendatangi lokasi pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 106 di desa Pispis, kecamatan Sipispis.
“Terimakasih atas dipilihnya Sergai sebagai lokasi pelaksanaan program TMMD 106 Tahun ini,” kata Bupati di lokasi TMMD, Jumat (18/10/2019).
Dari 237 desa di Sergai, lanjut Bupati, Desa Pispis merupakan salah satu daerah yang terpencil dan warganya selama ini dikenal kompak dan kondusif. “Pembangunan jembatan serta hasil TMMD lainnya ini diharapkan menjadi pemancing dan pemacu semangat kita untuk semakin memajukan daerah,” pungkas Soekirman.
Sementara itu, Mayjen TNI Hasanuddin mengatakan kedatangannya atas nama pimpinan TNI-AD, selaku Penanggung Jawab Operasional (PJO) TMMD, menyampaikan terimakasih atas dukungan Pemkab Sergai khususnya Bupati dan Wakil Bupati, DPRD, serta seluruh masyarakat yang telah mendukung terlaksananya program TMMD tersebut.
Tujuan kedatangan Tim pengawasan dan evaluasi (Wasev) yang dipimpinnya, kata Hasanuddin adalah untuk meninjau, pengawasan dan meminta saran serta masukan dalam rangka mengevaluasi kegiatan yang diselenggarakan Kodim 0204/DS di Kabupaten Sergai.
“Sasaran yang dipilih adalah sasaran prioritas yang sangat penting dan mendesak untuk kepentingan masyarakat, yang hasilnya juga akan dimanfaatkan oleh masyarakat,” kata Hasanuddin.
Dalam kesempatan tersebut, Dandim 0204/DS Letkol Kav Syamsul Arifin menambahkan, sasaran kegiatan TMMD terbagi empat bagian yaitu: Pembukaan jalan penghubung yang telah mencapai progres 65 persen; Pembuatan Jembatan berkonstruksi besi telah memasuki 50 persen; Pembangunan Rumah Tahan Angin Puting Beliung dengan progres 40 persen dan keempat yaitu Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni telah mencapai 80 persen.
“Hal-hal menonjol selama kegiatan, hujan deras yang mengakibatkan longsor dibeberapa bagian jembatan dan jalan yang sedang dibangun. Namun semua dapat ditanggulangi dan dalam tahap finalisasi hingga rampung sebelum 31 Oktober 2019,” kata Dandim.
Salah seorang tokoh masyarakat Desa Sipispis Rapendi Damanik pun mengapresiasi program TMMD yang diinisiasi TNI. “Kami merasakan,tanpa Bapak Tentara yang turun ke lapangan belum tentu jembatan dan jalan bisa dibuat di tempat kami ini,” katanya.
Sebagai informasi, program TMMD ini dilakukan juga dengan kegiatan non fisik lainnya seperti penyuluhan anti narkoba, wawasan kebangsaan, hukum dan Kamtibmas, KB-Kesehatan, lingkungan hidup, kehutanan dan mitigasi bencana.
Adapun yang ditinjau adalah kegiatan fisik pembangunan jembatan sepanjang 43 meter dan normalisasi jalan sepanjang 1.500 meter, pembukaan jalan di Dusun V Desa Pispis sepanjang 700 meter dan 300 meter di Desa Silau Padang, serta pembangunan dua unit rumah anti gempa dan puting beliung.
Turut mendampingi Asrena, Aster Kodam I/BB Kolonel Luhut Marpaung, Danrem 022/PT Kol (Inf) Raden Wahyu Sugiarto, Dandim 0204/DS Letkol (Kav) Syamsul Arifin selaku Kasatgas TMMD 106 Kodim 0204/DS, Forkompimda, Kadis PMD Ikhsan, Kadis PUPR Johan Sinaga, anggota DPRD, Kepala Desa serta ratusan masyarakat desa Pispis.
Penulis: Andy Ebiet
Editor: Pahala Simanjuntak




























