Karantina Semarang Disertifikasi 62 Ton Porang Tujuan Tiongkok 

Jakarta, PONTAS.ID – Porang (Amorphophallus Muelleri Blume) merupakan jenis tanaman umbi yang mengandung glucomannan berbentuk tepung. Glucomannan merupakan serat alami yang larut dalam air biasa digunakan sebagai aditif makanan sebagai emulsifier dan pengental.

Porang dengan sejuta manfaat, mulai dari bahan pembuatan lem yang ramah lingkungan hingga campuran pembuatan komponen pesawat terbang dan parasut bernilai ekonomi tinggi. Harga porang yang masih basah sekitar Rp. 4.500 per kilogramnya, sedangkan untuk yang sudah kering mencapai Rp. 35.000 per kilogramnya.

Komoditas porang telah berani ekspor ke beberapa negara terutama Jepang dan Tiongkok. Petugas Karantina Pertanian Semarang telah melakukan sertifikasi terhadap 3 kontainer atau 62 ton porang kering berbentuk chips senilai Rp. 2,1 milyar tujuan Tiongkok di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Di negara tujuan porang diolah menjadi tepung sebagai bahan makanan seperti mie, roti dan jelly.

Sumber: Humas Karantina Semarang

Editor: Idul HM

Previous articleATR/BPN Paparkan 3 Langkah Strategis Kembangkan Danau Toba
Next articleKerap Banjir, Kementerian PUPR Bangun Jembatan Layang Bukit Rawi