Jakarta, PONTAS.ID -Dalam rangka rencana pemindahan Ibu Kota dari Jakarta ke Kalimantan, Badan Pengatur Hilir (BPH) Migas menyelenggarakan Forum Group Discussion (FGD) Pemenuhan Kebutuhan Energi di Kalimantan. Acara ini dilangsungkan di Serpong, Tangerang Selatan, Provinsi Banten.
“Maksud dan tujuan dari FGD ini adalah untuk memperoleh gambaran kebutuhan riil energi khususnya gas bumi dan perkiraan kebutuhan gas bumi dalam rangka pengembangan infrastruktur gas bumi terkait dengan rencana perpindahan pusat pemerintahan Republik Indonesia ke Kalimantan,” kata Kepala BPH Migas, M Fanshurullah, saat membuka acara, Kamis (4/7/2019).
Fanshurullah mengungkapkan, manfaat pengembangan gas bumi di Kalimantan adalah untuk tercapainya ketahanan dan kedaulatan energi, sehingga roda perekonomian berjalan dan kesejahteraan masyarakat meningkat.
Hal ini juga membantu Pemerintah dalam pemenuhan energi dan pemanfaatan gas bumi dalam negeri sesuai dengan Rencana Induk Jaringan Transmisi dan Distribusi Gas Bumi Nasional.
“Termasuk Menyambungkan jaringan pipa gas bumi wilayah Kalimantan (Trans Kalimantan).
Manfaat berikutnya, sambung Fanshurullah, adalah untuk memenuhi kebutuhan gas bumi di sektor industri, Pembangkit Listrik hingga kebutuhan jaringan gas rumah tangga dan komersial di Kalimantan.
“Dan mewujudkan Kalimantan menjadi kawasan Green Energy,” pungkasnya.
Turut hadir, para anggota Komite BPH Migas yaitu Hari Pratoyo, Jugi Prajogio, Hendry Ahmad, M. Lobo Balia, Sumihar Panjaitan, Saryono Hadiwijoyo serta jajaran manajemen dan staf BPH Migas.
Sementara untuk narasumber masing-masing Anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat RI Ihwan Datu Adam, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional / Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional yang diwakili oleh Direktur Perkotaan, Perumahan dan Permukiman, Tri Dewi Virgiyanti, Adrianov Chaniago, mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi serta Kepala SKK Migas Kementerian ESDM.
Kemudian, perwakilan Pemprov Kalimantan Tengah, perwakilan Pemprov Kalimantan Barat, perwakilan Pemprov Kalimantan Timur beserta perwakilan dari Pemkab/Pemkot.
Berikutnya, para Rektor Perguruan Tinggi Negeri se-Kalimantan dan para Perwakilan Badan Usaha yang bergerak dalam bidang Gas Bumi melalui pipa.
Penulis: Pahala Simanjuntak
Editor: Hendrik JS




























