Prabowo Kerap Dituding Berbohong, PKS Serang Balik PSI

Hidayat Nur Wahid

Jakarta, PONTAS.ID – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menyerang Capres no urut 02 Prabowo Subianto agar tidak lagi melakukan kebohongan publik di tahun 2019.

Dituding Capresnya sering melakukan kebohongan publik. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) salah satu parpol pengusung Prabowo-Sandiaga naik pitam dan menyerang balik partai pimpinan Grace Natalie itu.

“Tentang kebohongan kalau mau dibuka, ya buka saja deh sekalian. Tentang janji-janji kampanye mana yang dipenuhi, mana yang nggak,” kata Wakil Ketua Dewan Syuro PKS Hidayat Nur Wahid, Kamis (3/1/2018).

Hidayat juga menyinggung fatwa MUI tentang pemimpin yang ingkar janji. Fatwa tersebut bahkan dikeluarkan oleh Ma’ruf Amin yang merupakan Cawapres Jokowi.

“Ada fatwa dari MUI yang mengatakan bahwa tidak boleh pemimpin ingkar janji, itu dikatakan Pak Maruf Amin sendiri loh,” kata dia

Ia mengatakan bahwa siapapun tidak boleh berbohong kepada rakyat Indonesia. Dalam berpolitik sebaiknya dikedepankan sikap jujur, santun, dan bersih.

“Jadi ini kompetisi menurut saya, harusnya jangan digiring ke hal-hal yang bersifat pinggiran, sementara yang substantif terkait dengan masalah bangsa ini kemudian menjadi tergusur oleh heboh hiruk pikuk tentang hal hal yang sesungguhnya tidak terkait langsung dengan masalah capres dan cawapres,” kata dia

Sebelumnya juru bicara PSI Dedek Prayudi meminta kepada Prabowo untuk tidak lagi berbohong.

“Kualitas Pilpres dipertaruhkan dalam sikap para kandidat berkampanye. Rakyat berhak untuk tidak dibohongi oleh Pak Prabowo. Dalam 2018 kami menduga ada tiga kebohongan besar yang diduga sengaja dilakukan, karena miskinnya gagasan pembangunan mereka,” kata Dedek.

Editor: Luki Herdian

Previous articleJaktim dan Jaksel Bakal Diguyur Hujan Siang Hari
Next articleJelang Debat Perdana, SBY akan Kumpulkan Tim Debat Prabowo-Sandi