Seandainya Masih Hidup, Hari ini Usia John Lennon Genap 78 tahun

Jakarta, PONTAS.ID – The Beatles, Band asal Inggris yang lahir di Liverpool lebih dari 60 tahun lalu. Grup ini dibentuk oleh John Winston Lennon, pemuda kelahiran 9 Oktober 1940 dengan teman satu sekolahnya bernama Stuart Sutcliffe, band ini awalnya bernama Quarrymen, namun setelah formasi final di akhir 1962, bersama McCartney, Harrison dan Ringo. John dan manager Brian Epstein meresmikan ‘The Beatles’ sebagai nama panggung Grup yang langsung melejit di seluruh dunia.

Kontroversi dan Prestasi mengiringi perjalanan karirnya sejak 60-an hingga kematiannya pada 8 Desember 1980. Ia sering memasukan bait lirik yang bervariasi. Dari kisah mabuk cinta, peperangan, hingga pemberontakan pada suatu pemerintahan.

Baginya, musik menjadi terapi jika mengalami masa-masa sulit. Ia selalu menolak berbagai kekerasan, khususnya pembunuhan, baginya tidak ada yang dapat di toleransi dari hal membunuh. Namun di balik sikapnya yang menolak kekerasan, banyak pihak perempuan menganggapnya omong kosong. Perselingkuhannya dengan Yoko Ono, tidak sedikit menuai kebencian di antara aktivis perempuan dan penggemarnya.

Sejak menjadi bintang besar, hingga akhir hayatnya, apapun yang John Lennon lakukan selalu menjadi perhatian banyak orang, terlebih ketika mengadakan konferensi terbuka dengan media, sambil bertelanjang bersama Istrinya saat itu Yoko Ono, dalam mengkampanyekan “kedamaian”. Di sisi lain, sikap humorisnya kerap ia tampilkan dalam sesi wawancara baik di acara TV, maupun wawancara untuk majalah dan radio.

Kejeniusan John dalam menciptakan lagu tidak dapat di pungkiri. Setelah 38 tahun kematiannya, sosok dan karyanya masih saja hadir menjadi inspirasi di tengah-tengah karya anak muda sekarang. Karyanya masih saja di buat ulang oleh musisi-musisi saat ini.

Selain bermain Gitar, John juga handal memainkan Piano, Harmonika dan alat musik lainnya, walau ia sama sekali tidak dapat membaca note musik. Album yang pernah ia telurkan sebagai solois salah satunya ialah : Imagine dan Double Fantasy. Kini, setelah tragedi penembakan yang ia alami, karya dan jejaknya di blantika musik menjadi inspirasi paling megah oleh para musikus.

Penulis : Corani

Previous articleDitjen PAS Cetak 1006 Narapidana Jadi Ahli Konstruksi
Next articleArgentina Hentikan Penyelidikan Antidumping Produk Serat Poliester Bertekstur Indonesia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here