Menteri Susi Minta Masuknya Ikan Arapaima Agar Diawasi

Ikan Arapaima Gigas (Ist)

Jakarta, PONTAS.ID – Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengimbau berbagai pihak untuk menyosialisasikan bahaya dari memasukkan hingga membudidayakan ikan arapaima di kawasan perairan nasional.

“Peristiwa (ikan arapaima) ini harus disosialisasikan atau dikampanyekan kepada masyarakat, banyak yang tidak tahu apa itu ikan arapaima dan mengapa tidak boleh dilepasliarkan,” kata Susi Pudjiastuti dalam jumpa pers di kantor KKP, Jakarta, Kamis, 28 Juni 2018.

Dr Haryono, MSi, Ahli LIPI Menyebut, ikan predator Arapaima gigas tersebut sifatnya buas dan sangat ganas. Apabila dilepaskan ke sungai akan mengancam populasi ikan lokal.

“Ukuran ikan ini sangat besar dan mengancam populasi ikan di sungai. Selain itu, dikhawatirkan juga mengancam manusia, khususnya anak-anak atau balita,” kata Haryono, Selasa (26/6/2018).

Sebagaimana dikutip dari ensiklopedia dunia maya Wikipedia, Arapaima, pirarucu, atau paiche (Arapaima gigas) adalah jenis ikan air tawar terbesar di dunia yang berasal dari perairan daerah tropis Amerika Selatan. Diketahui bahwa ikan Arapaima dapat tumbuh maksimal sepanjang 3 meter dan berat 200 kilogram.

Menteri Susi mencemaskan adanya pihak-pihak yang memelihara ikan arapaima sebagai hobi yang pertama-tama mereka senang, tetapi kemudian karena berbagai alasan, seperti malas dikasih makan atau tidak tega mematikannya, akhirnya ikan tersebut dilepas begitu saja ke sungai-sungai di wilayah Indonesia.

Susi mengingatkan, panjang ikan arapaima bisa hingga 1-2 meter dan bila ikan tersebut lapar maka bisa menyantap banyak ikan lokal.

Untuk itu, pihak Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu, dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) KKP bersama pihak lainnya seperti Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) diharapkan dapat menjerat pelaku pelepasan dan pemelihara ikan arapaima.

Sebelumnya warga di Desa Mliriprowo, Kecamatan Tarik, Sidoarjo, menemukan ikan seukuran tinggi orang dewasa di sungai Mbocok pada hari Senin, (25/6/2018).

Penemuan ikan Arapaima di Indonesia ini bukanlah kali pertama. Pada tahun 2015, ikan sejenis juga pernah ditemukan di sungai Ciliwung. Seperti dikutip dari Surya.co.id, Senin (25/6/2018),

“Karena kalau tidak sumber daya ikan hayati kita bisa habis karena arapaima ini,” kata Menteri Susi Pudjiastuti yang juga menginginkan agar sosialisasi dapat digencarkan pula ke bea cukai dan bandara agar dapat dipasang banner mengenai hal ini.
Editor: Idul HM

Previous articlePresiden Tegaskan RI Konsisten Bermitra dengan Timor Leste
Next articleKPU Sumut : C6 Sesuai DPT Yang Kami Terima Dari Disdukcapil

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here