Putuskan Mundur dari BPIP, Yudi Dinilai Tunjukkan Sikap Negarawan

Ketua Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Yudi Latief.

Jakarta, PONTAS.ID – Kabar mundurnya Yudi Latief sebagai Ketua Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Sikap itu berawal dari viral media sosial dan pesan berantai, sebuah narasi permohonan maaf, sekaligus alasan logis dirinya undur diri dari jabatan itu.

Lebih lanjut, Yudi mejelaskan bahwa UKP-IP telah berubah menjadi BPIP. Itulah alasan kuat, dia mendorong lahirnya kepemimpinan baru.
Direktur SAS Institute M Imdadun Rahmat, menilai itu adalah kebesaran jiwa seorang Yudi Latif. Ini adalah ciri kepemimpinan berbasis moral. Yang jauh dari kepentingan kekuasaan.

“Saya menyayangkan Kang Yudhi mundur. Sejak lama saya mengenal beliau, sosok intelek yang rendah hati dan berfikir jauh ke depan. Dia bukan orang yang berpolitik untuk sebatas capai kekuasaan, tapi berpolitik untuk bangsa dan negara. Dia kader bangsa yang berdedikasi tinggi,” jelas Imdadun.

Ketika ditanya wartawan, pendapatnya terkait optimalisasi BPIP, Imdadun memberi beberapa keterangan terkait lembaga itu
ia melihat BPIP adalah lembaga Pedagogi Kebangsaan. Maksudnya, BPIP berbasis pendidikan namun menggunakan istrumen politik untuk menjalankannya.

Sejauh ini, kelemahan UKP-PIP/BPIP baru menjalankan fungsi pedagoginya. Kita harus dorong lebih jauh untuk kepada fungsi politiknya. Yakni menjadikan Pancasila sebagai asas dari pembangunan, Pancasila Based Development. Tugas BPIP adalah mainstreaming Pancasila dalam pembuatan kebijakan, pelaksanaannya di lapangan, dan standart pelayanan publik.

“Core business dari BPIP adalah pertama, pendidikan kebangsaan, khususnya bagi aparatur negara. Kedua, BPIP menyediakan parameter atau indeks untuk menilai penerapan Pancasila baik oleh kementerian, lembaga negara, maupun pemerintah daerah. BPIP juga melakukan pendampingan. Jadi, lembaga ini harus permanen, agar upaya Pancasila hadir dalam kehidupan nyata berjalan kesinambungan ke depan. Siapa pun rezim yang berkuasa kelak,” tutup Imdadun.

Editor: Idul HM

Previous articleMomen Buka Puasa Bersama Relawan Jokowi-JK Galang Kekuatan
Next articleSandiaga Akui Ganti Tiga Pejabatnya