Bahas Teroris di Medsos, Pilot Garuda Grounded!

Ilustrasi pesawat milik maskapai Garuda Indonesia

Jakarta, PONTAS.ID – Maskapai nasional Garuda Indonesia memastikan oknum pilot yang diduga mengeluarkan postingan terkait pemberitaan tertentu mengenai terorisme telah digrounded sejak Jumat (18/5/2018) lalu.

Hal ini disampaikan Vice President Corporate Secretary Garuda Indonesia Hengki Heriandono, melalui keterangan resminya, Senin (21/5/2018).

“Selanjutnya oknum pilot bersangkutan akan kami investigasi lebih lanjut tentang apakah hal tersebut benar dan perihal motif dan latar belakang terkait postingan sosial media tersebut,” kata Hengki.

Tak hanya itu, pihaknya kata Hengki juga melakukan investigasi terhadap pilot tersebut terkait dengan dugaan mengenai hubungannya dengan seorang wanita yang sebelumnya sempat ramai di medsos.

“Kami pastikan pilot tersebut akan ditindak sesuai kebijakan perusahaan sekiranya ditemukan indikasi terkait perilaku menyimpang atau pelanggaran etika,” jelas Hengki.

Berkaitan dengan hal tersebut, Hengki menambahkan, Garuda Indonesia memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi atas postingan tersebut.

Garuda lanjut Hengki, juga selalu mengimbau jajaran karyawan untuk selalu mengedepankan etika dan prinsip kehati-hatian dalam melakukan aktivitas di lini sosial media khususnya terkait isu isu mengenai SARA. Terlebih jika akun sosial media mereka turut menampilkan atribut dan identitas perusahaan.

“Kami memiliki kebijakan dan aturan perusahaan terkait koridor publikasi konten konten sosial media yang dikeluarkan karyawan khususnya pilot dan awak kabin, mengingat atribut mereka sebagai personil awak pesawat Garuda Indonesia mendapatkan sorotan dari masyarakat luas,” imbuhnya.

Masih menurut Hengki, Garuda Indonesia memastikan komitmen dan dukungannya terhadap upaya seluruh pihak dalam upaya pemberantasan terorisme. Termasuk, jika temukan indikasi karyawan Garuda yang terlibat aktivitas tersebut, akan diberikan sanksi tegas.

Dia mengaku, Garuda Indonesia secara rutin melakukan screening berkala terhadap karyawan serta pilot dan awak kabin, “Khususnya mengenai hal hal yang terkait dengan komitmen safety operasional penerbangan,” pungkasnya.

Editor: Hendrik JS

Previous articleDarmadi Durianto Dukung Kementerian Koperasi dan UMKM Naik Kelas
Next articleMenag Minta Maaf Soal Rilis 200 Mubalig