Pekan Depan Emil Tentukan Cawagubnya

Bandung, PONTAS.ID – Parpol pendukung Ridwan Kamil di Pilgub 2018 mendatang mendesak Wali Kota Bandung itu untuk segera menentukan Cawagubnya. Emil, sapaan Ridwan Kamil, pun menargetkan pekan depan calon pendampingnya sudah bisa dipastikan.

Seperti diketahui, waktu pendaftaran Pilgub Jabar ke KPU tinggal menyisakan satu bulan lagi. Sementara Emil sapaan Ridwan belum memilih pasangan untuk mendampinginya. Sementara di sisi lain, partai koalisi pendukungnya sudah mendesak agar Emil segera menentukan pilihan.

“Insya Allah karena waktu juga menjadi sensitif, kalau tidak ada halangan akhir minggu depan keputusan itu akan saya sampaikan,” ucap Emil usai menghadiri acara ‘Tokoh dan Masyarakat Ngajabarkeun, Emil Mendengar’ di Kafe Sierra, Jalan Bukit Pakar Timur, Bandung, Sabtu (9/12/2017).

Ia menjelaskan, dalam menentukan pasangan pihaknya tidak melakukan mekanisme konvensi. Ia akan melalui mekanisme diskusi.

“Saya klarifikasi bahwa tidak ada konvensi, yang ada adalah forum diskusi antara calon-calon wakil. Jadi enggak ada memilih satu orang dengan melibatkan tim Pansel,” kata Emil.

Dalam diskusi tersebut, sambung Emil, nantinya para bakal calon yang diajukan partai koalisi akan berdiskusi termasuk dengan tokoh-tokoh di Jabar. Pihaknya saat ini tengah menggodok mekanisme diskusi tersebut.

Emil mengatakan peran tokoh sangat penting baginya dalam mengambil keputusan. Apalagi ia ingin melanjutkan tradisi dimana para tokoh dirangkul dalam pengambilan keputusan tersebut.

“Hasil diskusi terhadap calon-calon yang ingin jadi wakil itu akan menjadi sumber masukan buat saya. Sehingga saat saya mengambil keputusan, saya betul-betul diberikan informasi yang memadai baik secara politik praktis maupun ketokohan,” katanya.

Dalam perjalanannya menuju kursi Jawa Barat satu, pria lulusan ITB itu juga mendengar aspirasi dari sejumlah warga Jabar. Dari hasil forum yang dilakukan tadi sore, Emil mendapat masukan terutama tentang ekonomi yang menjadi persoalan bagi warga Jabar.

“Tadi saya porsinya mendengar. Ada 40 problem yang disampaikan. Setengahnya soal ekonomi sisanya pelayanan, akidah dan lain-lain. Mudah-mudahan ini menjadi bekal pengetahuan bagi saya untuk merespon dengan solusi yang mudah dan bisa dilaksanakan dengan waktu yang secepat-cepatnya,” kata dia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here