DPR Soroti Masalah Guru Honorer dan Pemerataan Pendidikan di Hari Guru

Jakarta, PONTAS.ID – Komisi X DPR RI menyoroti setidaknya tiga permasalahan yang masih menjadi permasalahan dunia pendidikan pada Hari Guru yang jatuh pada 25 November kemarin.

Permasalahan pertama adalah mengenai kesejahteraan guru honorer yang masih belum terselesaikan.

Anggota Komisi X DPR, Reni Marlinawati menuturkan, saat ini masih ada guru honorer yang hanya mendapatkan gaji sekitar Rp 150 ribu per bulannya.

Padahal, jumlah guru honorer mencapai hampir satu juta orang.

“Perlu ada langkah extraordinary untuk mengurai persoalan guru honorer. DPR dan Pemerintah harus duduk bersama untuk mencari keluar atas persoalan ini,” ujar Reni melalui keterangan pers, Minggu (26/11/2017).

Di samping itu, Ketua Fraksi PPP DPR itu meminta agar pemerintah dapat memastikan pemerataan penyebaran tenaga pendidik di seluruh Indonesia. Hal itu dinilai penting untuk menghindari terjadinya ketimpangan kualitas guru antara daerah satu dan yang lain.

Pemerataan tenaga pendidik juga berimbas pada kualitas anak didik.

“Pemerataan tenaga pendidik ini penting untuk memastikan anak didik memiliki kualitas yang bagus dan sama di seluruh tanah air,” ujar dia.

Pada saat yabg sama, Reni menilai kualitas guru juga masih harus ditingkatkan dan mengikuti perkembangan zaman.

“Terlebih, tantangan tenaga pendidik saat ini menghadapi generasi millennial yang sarat dengan inovasi,” ujar Reni

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here