Genjot Keuntungan, Ini Strategi Antam

Jakarta, PONTAS.ID –  PT Aneka Tambang Tbk (Antam) melakukan upaya untuk menurunkan biaya tunai produksi (cash cost) sebagai produsen feronikel global berbiaya rendah.

Sekretaris Perusahaan Antam, Kunto Hendrapawoko, mengatakan bahwa pada lima bulan pertama tahun ini Antam telah menurunkan cash cost unaudited menjadi USD3,35 per ton.

“Capaian ini memperlihatkan terjadi penurunan biaya tunai perusahaan sebesar 15 persen jika dibandingkan dengan biaya tunai rata-rata unaudited feronikel Antam 2019 sebesar USD3,95 per ton,” kata Kunto dalam keterangan tertulisnya, Selasa (30/6/2020).

Kunto menuturkan, capaian biaya tunai feronikel Antam pada lima bulan pada 2020 ini juga lebih rendah dari capaian rata-rata biaya tunai produsen feronikel global yang mencapai USD4,85 per ton. Hal ini berdasarkan studi triwulan kedua 2020 oleh Wood Mackenzie.

Oleh karena itu, seiring dengan membaiknya kondisi ekonomi global serta tumbuhnya tingkat permintaan nikel, sambung Kunto, Antam optimistis dapat meningkatkan margin keuntungan dari bisnis nikel di 2020.

“Outlook positif bisnis nikel Antam di 2020 juga didukung peningkatan target produksi dan penjualan menjadi 27 ribu ton nikel dalam feronikel (TNi) dari realisasi produksi dan penjualan 2019 sebesar masing-masing 25.713 TNi dan 26.212 TNi,” tandasnya.

Penulis: Riana

Editor: Stevanny

Previous articleFraksi PKS Apresiasi RUU Tentang Profesi Psikologi
Next articleWow! Utang Pemerintah ke KAI Sudah Segini