Jakarta, PONTAS.ID – Buah nanas (ananas comosus) merupakan buah yang banyak manfaatnya, memiliki rasa manis asam, mengandung pektin seperti serat yang memberikan tekstur kenyal. Nanas madu yang memiliki kandungan vitamin A, C yang makin beragam. Cita rasa yang manis tanpa penguat rasa digandrungi berbagai kalangan.
Desa Beluk, kecamatan Belik Pemalang Jawa Tengah yang bermukim di kaki gunung slamet merupakan salah satu desa penghasil nanas madu terbanyak. Dengan luas lahan lebih dari 10 hektar, tanaman ini tumbuh dengan subur. Kondisi lingkungan dengan topografi yang cocok untuk pertumbuhan ini, menjadikan nanas madu belik Pemalang sangat dikenal, dari rasa, aroma tidak kalah dengan nanas jenis lain.
Potensi nanas madu terus digali, hingga permintaan dari Jeddah pun dapat dipenuhi. Sebanyak 12 ton nanas segar, senilai 176 juta dilepas Kepala Karantina Pertanian Semarang, Parlin Robert Sitanggang di Depo Pelindo III Tanjung Emas Semarang, Kamis (4/6/2020).
“ini awal mula yang sangat bagus, peluang usaha perkebunan nanas diharapkan dapat tumbuh dengan baik, dan memiliki pangsa pasar tidak hanya ke Jeddah nantinya, mampu merambah di pasar Asia bahkan Eropa, tentunya dengan perawatan kebun yang baik dan tetap mempertahankan kualitas buah itu sendiri, dari segi rasa aroma yang memiliki ciri khas, nanas madu Belik Pemalang, ujar Parlin.
Karantina Pertanian Semarang membantu sertifikasi agar komoditas yang dikirim dapat diterima di negara tujuan sekaligus melakukan pendampingan secara terus menerus, agar eksportasinya terus berlanjut.
“Harapan kedepan pengiriman nanas madu Belik Pemalang lebih banyak dan rutin dilakukan,” tutup Parlin.
Penulis: Hartono
Editor: Idul HM




























