Terduga Pelaku Bom di Medan Pakai Atribut Ojol, Gojek Angkat Suara

Foto: PONTAS.ID/istimewa

Jakarta, PONTAS.ID – Ledakan yang terjadi di Mapolrestabes Medan, Rabu (13/11/2019) sekitar pukul 08.40 WIB diduga bom bunuh diri yang melibatkan seseorang menggunakan atribut diduga ojek online. Terkait hal itu, salah satu perusahaan ojek online, PT Gojek Indonesia, pun angkat suara.

VP Corporate Affairs Gojek, Michael Say, mengaku, pihaknya telah berkoordinasi dengan kepolisian dan melakukan pengecekan identitas terduga pelaku bom bunuh diri yang melukai enam orang polisi itu.

“Kami tidak dapat berkomentar mengenai atribut terduga pelaku. Kami telah dengan segera menghubungi dan berkoordinasi dengan pihak berwajib. Kami juga sedang melakukan pengecekan identitas ya, untuk memastikan pelaku merupakan mitra kami atau hanya sekadar mengenakan atribut Gojek,” katanya, saat dikonfirmasi, Rabu (13/11/2019).

Michael mengaku, jika sudah menemukan identitasnya, PT Gojek akan menjelaskan secara detail.

Lebih lanjut, Michael juga menuturkan, pihaknya siap untuk memberikan seluruh bantuan dan dukungan yang diperlukan untuk proses investigasi yang dilakukan kepolisian.

Dia menegaskan, Gojek menentang keras segala tindakan anarkis dan akan memberikan dukungan penuh upaya pihak berwajib dalam menjaga keamanan masyarakat.

“Kami mengutuk aksi teror yang terjadi di Polrestabes Medan pagi ini dan berduka cita atas jatuhnya korban dari aksi teror tersebut,” tutup Michael.

Penulis: Riana

Previous articleBom Bunuh Diri di Medan: 6 Orang Terluka, Terduga Pelaku Sempat Lakukan Perlawanan
Next articleKomisi III Kutuk Aksi Bom Bunuh Diri di Medan