Putin Larang Media Beritakan Kriminal Selama Piala Dunia

Presiden Rusia, Vladimir Putin melarang media lokal memberitakan tentang kejahatan apapun selama berlangsungnya Piala Dunia 2018

Jakarta, PONTAS.ID – Presiden Rusia, Vladimir Putin melarang media lokal memberitakan tentang kejahatan apapun selama berlangsungnya Piala Dunia 2018. Hal ini dilakukan Putin untuk meningkatkan citra Rusia sebagai negara yang bebas dari pelanggaran. Peraturan ini berlaku mulai 5 Juni hingga 25 Juli 2018.

Tak hanya media, institusi pemerintahan termasuk Kepolisian Rusia telah diperintahkan untuk tidak mempublikasikan informasi apapun tentang kejahatan, seperti dilansir Telegraph.co.uk, Senin (17/6/2018).

“Citra bangsa tergantung pada ketelitian Anda melakukan pekerjaan,” kata Putin dalam sebuah dokumen yang diterima wartawan.

Sementara itu, dari mantan perwira yang kini mengepalai kesatuan polisi independen Vladimir Vorontsov, diketahui pemerintah Rusia telah memerintahkan institusi negara menghentikan penerbitan informasi kepada media massa tentang operasi investigasi.

Dia juga mengatakan polisi juga ditugaskan memantau media sosial untuk mencegah beredarnya informasi negatif tentang kegiatan jajaran kementerian dalam negeri yang menangani keamanan sipil.

“Rusia tidak ingin informasi negatif atau orang dalam untuk keluar, terutama karena ini adalah Piala Dunia,” imbuhnya.

Bahkan, lanjut Vorontsov, untuk memperkuat keamanan di wilayah-wilayah berlangsungnya pertandingan, petugas kepolisian didatangkan dari berbagai daerah untuk berpatroli hingga ke pelosok-pelosok kota mengantisipasi berbagai permasalahan yang dihadapi warga lokal.

Sementara untuk mencegah terulangnya aksi terorisme seperti pemboman bawah tanah tahun lalu di St Petersburg, Moskow telah menempatkan peluncur rudal dan jammers anti-drone di stadion tidak jauh dari tempat tim Inggris bermarkas.

Editor: Hendrik JS

Previous articleSambut Arus Balik, Pemerintah Jamin Pasokan BBM bagi Pemudik
Next articleHari Ini Cuaca Jabodetabek Bersahabat Sambut Arus Balik