HIPMI Sebut Jakarta Timur Miliki Potensi Jadi Industri Kreatif

Ketua Umum HIPMI Jakarta Timur Andre Tirtoadji

Jakarta, PONTAS.ID – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jakarta Timur menilai Jakarta Timur memiliki potensi yang bisa dikembangkan menjadi produk unggulan, seperti mengembangkan industri kreatif.

Ketua Umum HIPMI Jakarta Timur Andre Tirtoadji, mengatakan industri kreatif yang merupakan industri anak muda, sekarang telah menjadi trend di kalangan para pengusaha muda khususnya HIPMI.

“Kita berharap Pemkot Jakarta Timur dapat membantu mengembangkan potensi Ekonomi Kreatif di DKI Jakarta Khususnya Jakarta Timur saat ini, karena banyak pengusaha muda di Jakarta yang bekerja di bidang ini,” kata Andre Tirtoadji selaku Ketua Umum HIPMI Jakarta Timur dalam rilis yang diterima PONTAS.id, Jakarta, Kamis, (7/6/18).

Lanjutnya, Kawasan Potensial Kota Administrasi Jakarta Timur seperti Kawasan Jatinegara, Kawasan Sentra Primer Timur, Kawasan Meubel Klender, Kawasan PIK Pulogadung, Kawasan Cililitan, RPU Rawa Kepiting, Kanal Banjir Timur, Pasar Induk Kramat Jati dll.

“Kota Administrasi Jakarta Timur memiliki sejumlah kawasan-kawasan potensial atau unggulan untuk dapat dikembangkan. Kawasan unggulan merupakan kawasan yang diperuntukan bagi kegiatan sektor strategis, seperti industri, pariwisata, perdagangan, pertanian, permukiman dan lain-lain.” katanya lagi.

Selain itu, Ia memaparkan Kawasan strategis kota adalah kawasan yang penataan ruangnya diprioritaskan karena mempunyai pengaruh sangat penting dalam lingkup kota terhadap pembangunan ekonomi, sosial, budaya, dan lingkungan, serta pendayagunaan sumber daya alam dan teknologi tinggi untuk mengembangkan, dan melestarikan serta mengkoordinasikan pembangunan nilai strategis kawasan yang bersangkutan dalam mendukung penataan ruang wilayah.

“Jadi, sebagai pengusaha pejuang–pejuang pengusaha yang kental dengan semangat mudanya, HIPMI harus mampu memanfaatkan peluang sekecil apapun. Terobosan-terobosan baru dengan tidak mengesampingkan profesionalisme merupakan langkah yang perlu diambil sehingga mampu bertahan dan menciptakan peluang usaha.” tukasnya.

Previous articleDPR Curiga Risma Pencitraan Soal THR dan Gaji ke-13
Next articleDPR Desak RI Seret Penembak Paramedis Palestina ke Pengadilan Internasional