HNW Kecam Agresi Israel, Dorong Sanksi Global Lebih Tegas

JAKARTA, PONTAS.ID – Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid, mengecam keras berlanjutnya serangan militer Israel ke Lebanon di tengah kesepakatan gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran.

Ia mendesak dunia internasional mengambil langkah tegas, termasuk mengucilkan Israel dari pergaulan global hingga mempertimbangkan pencabutan keanggotaan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Menurut Hidayat, serangan yang menewaskan lebih dari 300 warga sipil di Lebanon terjadi justru saat upaya gencatan senjata tengah diinisiasi untuk meredakan konflik.

Ia menilai tindakan tersebut tidak hanya menimbulkan korban jiwa, tetapi juga berpotensi merusak peluang terciptanya perdamaian permanen serta memperburuk dampak ekonomi global akibat konflik di kawasan.

“Serangan ini membahayakan kelangsungan perjanjian gencatan senjata yang diharapkan dapat membawa stabilitas dan perdamaian dunia,” ujarnya, Jumat (10/4/2026).

Ia juga menyoroti bahwa pasca kesepakatan gencatan senjata, Israel masih melakukan serangan ke wilayah Palestina, termasuk di Gaza dan Tepi Barat, serta menargetkan warga sipil dan jurnalis.

Hidayat menyebut tindakan tersebut sebagai pelanggaran serius terhadap hukum internasional.

Hidayat turut mendukung pernyataan Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sánchez, yang menilai langkah Israel di bawah kepemimpinan Benjamin Netanyahu telah melanggar hukum internasional dan tidak dapat ditoleransi.

Ia mendorong Uni Eropa untuk mengambil sikap tegas, termasuk menangguhkan berbagai perjanjian kerja sama dengan Israel.

“Sudah saatnya tidak ada lagi impunitas terhadap pelanggaran hukum internasional yang dilakukan secara berulang,” tegasnya.

Lebih lanjut, Hidayat meminta negara-negara Arab dan Islam, khususnya di kawasan Teluk, untuk mengevaluasi kembali hubungan diplomatik dengan Israel.

Ia menilai normalisasi hubungan yang selama ini dilakukan tidak memberikan kontribusi signifikan terhadap kemerdekaan Palestina maupun stabilitas kawasan.

Ia mencontohkan langkah Afrika Selatan dan sejumlah negara Amerika Latin yang mengambil sikap tegas terhadap Israel sebagai bentuk penegakan hukum internasional.

Menurutnya, tindakan Israel telah menjadi sumber instabilitas kawasan yang berdampak luas terhadap perekonomian global.

Oleh karena itu, ia menegaskan pentingnya sikap kolektif dunia internasional untuk menekan Israel agar mematuhi hukum internasional.

“Jika negara-negara dunia bersatu mengambil langkah tegas, maka upaya penegakan hukum internasional dan terciptanya perdamaian global dapat segera terwujud,” pungkasnya.

Previous articlePeredaran Tramadol Digulung Polres Jakut, 14 Pelaku Diamankan