Hadiri Musrebang Marancar, Bupati Tapsel Ingatkan hal ini

Tapanuli Selatan, PONTAS.ID – Bupati Tapanuli Selatan Dolly Pasaribu mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh elemen masyarakat khususnya di Kecamatan Marancar yang senantiasa memberikan dukungan dalam mewujudkan pembangunan di wilayah Tapanuli selatan ke arah yang lebih baik.

Hal itu diutarakan dolly Pasaribu saat menghadiri acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kecamatan Marancar Tahun 2024 di Aula Kantor Camat marancar, Rabu (15/2)/2023)

Dolly menjelaskan bahwa pelaksanaan musrenbang kecamatan, merupakan amanat dari Permendagri No. 86/2017 tentang tata cara perencanaan, pengendalian dan evaluasi pembangunan daerah, tata cara evaluasi Ranperda tentang RPJPD dan RPJMD serta tata cara perubahan RPJPD, RPJMD dan RKPD.

“Juga diatur dalam PP No. 17/2018 tentang kecamatan yang menyatakan bahwa perencanaan pembangunan kecamatan merupakan kelanjutan dari hasil musyawarah desa/kelurahan yang merupakan bagian dari perencanaan pembangunan kabupaten/kota,” sebut Dolly.

Dolly juga mengingatkan bahwa tahun 2024 merupakan tahun ketiga perencanaan RPJMD Kabupaten Tapsel 2021-2026 yang ditetapkan melalui Perda Kabupaten Tapsel No. 4/2021. Sehingga masih banyak tugas-tugas yang harus kita selesaikan begitu juga target-target yang harus kita raih agar visi misi Kabupaten Tapsel menuju Tapsel yang maju berbasis sumber daya manusia pembangun yang sehat, cerdas dan sejahtera serta sumber daya alam yang produktif dan lestari dapat segera terwujud.

Menurutnya, pandemi Covid-19 yang telah dirasakan sejak tahun 2020 lalu, perlahan-lahan telah mulai menunjukkan tanda-tanda yang semakin membaik sehingga aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat juga telah mulai pulih seperti sediakala.

“Untuk itu perlu kerja ekstra keras dari kita semua dalam mengejar ketertinggalan yang kita alami selama dua tahun belakangan ini,” tegas Dolly

Terakhir Dolly mengingatkan dalam pelaksanaan musrenbang kecamatan tahun ini ada beberapa hal yang perlu diketahui antara lain pembahasan usulan kegiatan yang akan diajukan melalui APBD agar dimusyawarahkan lebih arif dan bijaksana sehingga penetapan usulan bisa lebih selektif dengan mempertimbangkan berbagai faktor khususnya bagi penerima manfaat.

Kemudian untuk program-program penanggulangan kemiskinan agar tetap menjadi prioritas pembangunan kesejahteraan sosial yang dilakukan secara terpadu, bersinergi dan berkesinambungan. Begitu juga pembangunan di sektor pertanian, pendidikan, kesehatan dan infrastruktur agar tetap diprioritaskan sesuai dengan kondisi wilayahnya masing-masing.

Sedangkan untuk peningkatan akses pertumbuhan ekonomi pedesaan, perluasan lapangan kerja, pengembangan UMKM wajib menjadi perhatian kita bersama. Disamping itu prioritaskan juga program-program yang dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat banyak khususnya yang dapat memberikan dampak terhadap peningkatan kesejahteraan rakyat.

Penulis: M.Suryadi
Editor: Rahmat Mauliady

Previous articleMPR Ingatkan Parpol Bukan Hanya Kampanye, Tapi Juga Melakukan Pendidikan Politik untuk Generasi Milenial
Next articleJunjung Tinggi Kesetaraan, Bupati Tapsel Soroti Pentingnya Keadilan Gender