Tegal, PONTAS.ID – Satuan Yonif 407/Padmakusuma menerima kunjungan kerja Panglima Kodam IV/Diponegoro Mayjen TNI Rudianto dan Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah IV/Diponegoro beserta rombongan di Mako Yonif 407/PK, Rabu (15/09/2021).
Pangdam IV/Diponegoro beserta rombongan disambut oleh Danyonif 407/PK Letkol Inf Catur Irawan dengan didampingi oleh para Pasi, Danki beserta segenap prajuritnya dan Ketua Persit KCK Ranting 4 Yonif 407 beserta pengurus. Kegiatan dilanjutkan dengan foto bersama di halaman Mako Yonif 407/PK.
Acara dilanjutkan dengan pengarahan Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Rudianto kepada anggota Yonif 407/PK dan anggota Brigif -4/DR di Aula Kapten Damhuri Amir.
Ditempat terpisah, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah IV/Diponegoro juga memberikan pengarahan kepada Persit KCK Ranting 4 Yonif 407 di Serambi Kehormatan Mako Yonif 407/PK.
Dalam arahannya, Pangdam IV/Diponegoro menyampaikan penjelasan tentang Covid-19 agar prajurit tidak ragu-ragu dalam melaksanakan latihan atau pembinaan satuan.
“Covid-19 artinya virus Corona muncul pada tahun 2019. Covid-19 muncul pertama kali di Wuhan, sebanyak 220 negara kena semua, artinya virus ini kecepatan penularannya tinggi,” tuturnya.
Menurutnya, prajurit harus mengetahui gejala-gejala Covid-19. apabila tubuh panas, pegal-pegal, kehilangan penciuman, badan tidak enak harus segera periksa ke dokter. Lakukan swab, apabila positif harus dikarantina dan diobati.
“Selama karantina tidak boleh bertemu keluarga maupun teman, harus punya vitamin C dan D. Apabila kondisi lemah harus istirahat cukup, minum vitamin, makan makanan yang bergizi dan banyak protein,” ujarnya.
Selanjutnya, Pangdam menekankan agar para Danton mengajar prajurit di kelas lapangan dilanjutkan dengan praktek dan dril agar naluri tempur dan insting muncul.
“Tempat kita di lapangan, tidak boleh takut dengan matahari, lumpur ataupun debu. Dari Danyon, Danki, Danton harus kuat, beri latihan apa saja untuk prajurit yang penting bukan yang aneh-aneh,” tegas Pangdam.
Pangdam juga menekankan, agar melaksanakan kegiatan latihan secara bersama-sama. Bangun satuan yang bagus, bersih dan tertib, maka tidak ada alasan untuk tidak semangat dalam melaksanakan latihan.
“Prajurit bisa menggunakan semua fasilitas ini, jadi tidak kehilangan akal jika ingin berhasil harus berinovasi ide,” pungkasnya.
Penulis: Teguh Andy
Editor: Fajar Virgyawan Cahya
















