Yogyakarta, PONTAS.ID — Kantor DPD RI Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis pada Sabtu (10/10/2026) di Kantor DPD RI DIY. Kegiatan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22 DPD RI ini mengusung tema “Lebih Dekat, Lebih Peduli – Senator Bersama Masyarakat untuk Kemanusiaan” sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat sekaligus upaya membantu memenuhi kebutuhan darah.
DPD RI bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Yogyakarta serta Kimia Farma dan sejumlah pihak terkait untuk menyukseskan acara ini. Kegiatan dihadiri oleh Anggota DPD RI DIY yaitu R.A. Yashinta Sekarwangi Mega, Ahmad Syauqi Soeratno, dan Hilmy Muhammad serta Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua PMI Kota Yogyakarta, Kardi.
Yashinta Sekarwangi Mega, menilai donor darah sebagai tindakan sederhana yang dapat memberikan dampak besar bagi orang lain. Menurutnya, kepedulian terhadap sesama perlu diwujudkan melalui tindakan nyata, salah satunya dengan menjadi pendonor darah.
“Darah yang kita sumbangkan mungkin terlihat tidak besar nilainya bagi diri kita, tetapi dapat menjadi bagian penting dari upaya menyelamatkan nyawa seseorang yang memang membutuhkan,” ungkap Yashinta.
Yashinta menambahkan bahwa ketersediaan darah yang aman dan memadai memerlukan pelayanan profesional, fasilitas sesuai standar, serta partisipasi pendonor sukarela secara berkelanjutan. Ia berharap semangat saling membantu terus tumbuh di masyarakat, sejalan dengan peran DPD RI dalam menyerap aspirasi dan memperjuangkan kepentingan daerah sesuai kewenangannya.
Di peringatan HUT ke-22 DPD RI ini, Ahmad Syauqi Soeratno, mengajak masyarakat untuk mendoakan kelancaran tugas lembaga dalam memperjuangkan aspirasi daerah. Ia berharap DPD RI dapat terus hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Mohon doanya agar DPD terus memberi manfaat bagi masyarakat. Insyaallah DPD akan terus bersama masyarakat DIY ke depan,” ujar Wakil Ketua Komite III tersebut.
Apresiasi terhadap para pendonor juga disampaikan oleh Hilmy Muhammad dan seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Ia mengaitkan donor darah dengan nilai kemanusiaan dan ajaran untuk menjaga kehidupan. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan agar manfaatnya dirasakan oleh lebih banyak masyarakat.
“Ini bagian dari hifdzun nafs, menjaga jiwa, dan itu menjadi kewajiban kita semua. Kita bertolong-tolongan, khususnya dalam hal kesehatan,” kata Hilmy.
Dari pihak PMI Kota Yogyakarta, Kardi mengapresiasi inisiatif DPD RI DIY dalam mendorong partisipasi masyarakat untuk mendonorkan darah. Ia menyampaikan bahwa menurut acuan dari WHO, rasio darah dengan jumlah penduduk di angka 2 persen. Kota Yogyakarta memiliki sekitar 450 ribu penduduk, sehingga sebenarnya cukup menyediakan 900 kantong darah saja per bulan. Namun, PMI Kota Yogyakarta memiliki ketersediaan jauh melebihi rasio yaitu mencapai 4.200 kantong darah yang dapat melayani sekitar 42 rumah sakit di Kota Yogyakarta dan wilayah sekitarnya. “Saya berharap kegiatan donor darah seperti ini dapat diselenggarakan secara berkala, tidak hanya saat peringatan hari ulang tahun lembaga, sehingga partisipasi masyarakat dalam membantu memenuhi kebutuhan darah dapat terus terjaga,” harap Kardi.
Dari kegiatan aksi donor darah tersebut, Kepala Kantor DPD RI DIY, Tri Widati, menyebutkan bahwa sebanyak 137 orang menjalani pemeriksaan kelayakan donor darah. Dari jumlah tersebut, 89 orang berhasil mendonorkan darahnya, gagal donor 3 orang, sedangkan 45 orang lainnya belum memenuhi syarat. “Panitia juga menyediakan pemeriksaan diabetes melitus yang diikuti 20 orang, pap smear 15 orang, serta pemeriksaan menggunakan Quantum Resonance Magnetic Analyzer yang diikuti 32 orang,” jelasnya.




























