Dilaporkan ke MKD soal Amandemen, Ini Kata Bamsoet

Bambang Soesatyo
Bambang Soesatyo

Jakarta, PONTAS.ID – Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR menerima aduan mahasiswa Islam Jakarta bernama M Azhari terkait pernyataannya Ketua MPR Bambang Soesatyo bahwa seluruh parpol sepakat melakukan amendemen konstitusi.

Azhari mengatakan pria akrban disapa Bamsoet tidak berhak mengungkit sikap semua parpol.

Menanggapi hal itu, Bamsoet menjelaskan ulang pernyataannya yang membuatnya dilaporkan ke MKD DPR.

Bamsoet menegaskan pernyataannya yang dilaporkan sebenarnya memuat diksi ‘kalau’, yang berarti perandaian. MPR, kata dia, siap melakukan amandemen kalau seluruh parpol setuju.

“Kita ingin menegaskan MPR siap saja kalau seluruh parpol setuju untuk melakukan amandemen penyempurnaan daripada UUD 1945 yang ada, termasuk penataan kembali sistem politik dan sistem demokrasi kita,” ujar Bamsoet, Jumat (7/6/2024).

Menurutnya, MPR periode selanjutnya-lah yang dapat melakukan amendemen jika disepakati parpol-parpol. Sebab, kata dia, melakukan amendemen memerlukan syarat waktu enam bulan.
“Kami berharap, nanti MPR yang akan datang, ini melakukan langkah percepatan untuk penyempurnaan UUD kita, menata kembali sistem politik dan demokrasi kita yang sudah terjebak pada situasi mencemaskan, membuat kita disorientasi dan kita takut terjebak pada potensi-potensi perpecahan di antara kita,” ujar Bamsoet yang juga waketum Golkar itu.

Previous articleKetua DPD Siap Kawal Presiden Terpilih Perkuat Pancasila
Next articleOperasikan Bus Sekolah Gratis, Dishub Harapkan Tambahan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here