Sergai, PONTAS.ID- Untuk keempat kalinya kekisruhan pekan Lelo yang terletak di Dusun X, Desa Firdaus kecamatan Seirampah Sergai, kembali terjadi. Kepala Dinas Satpol PP Sergai, Fajar Simbolon menurunkan ratusan personel terdiri dari yang berpakaian dinas dan berpakaian preman.
Bahkan, personel Pemadam Kebakaran (Damkar) lengkap dengan mobil Damkar juga ikut disiagakan untuk membantu personel Satpol PP di lokasi, Minggu (7/11/2021)
Awal kejadian itu, personel Satpol PP melakukan pagar betis (blokade) dipintu masuk Pekan Lelo, diduga bertujuan, agar kendaraan pedagang yang ingin masuk untuk berjualan tidak dapat masuk kedalam.
“Jangan halangi kami berjualan disini, kami mau cari makan, kalau mau kalian larang kami jualan, kasi uang sama kami, biar kami tidak jualan, lantaran, kami hidup banyak tanggungan,” kata pedagang
Sementara itu, pedagang yang hanya berjualan setiap hari Minggu saja dan itu pun mulai setengah hari, tidak terima dengan aksi Satpol PP karena dianggap mengganggu mereka mencari nafkah.
Sehingga terjadi aksi saling dorong – dorongan hingga bentrokan fisik antara pedagang dan Satpol PP.
Terlihat seorang pedagang yang mengaku bernama Ari (25) memakai kaos merah, sempat terduduk dikerubuti personel Satpol PP yang memakai sepatu Lars tinggi dan berpakaian preman. Tapi untunglah dapat diselamatkan oleh seorang Polisi yang berpakaian preman dari Reskrim Polres Sergai.
Melihat situasi mulai ricuh, para pedagang juga mulai emosi dan dibantu warga sekitar Pekan Lelo, lalu menggeruduk personel Satpol PP.
Sebelumnya, terjadi penghadangan terhadap mobil Kijang LGX warna biru yang dikendarai oleh anak Misdaini Harahap (58) pemilik lahan sekaligus Pengurus DPC PKB Sergai, hal itu membuat pemilik tanah berang.
“Ngapain kalian larang anak saya mau masuk, ini kan rumah dan tanah milik mereka juga, coba kalian lihat mobil anak saya, ini rusak akibat kalian dorong, kalian melanggar hak privasi kami sebagai pemilik lahan,” lantang Misdiani Harahap kepada personel Satpol PP.
Akibat kejadian ini, pemilik mobil Kijang biru melaporkan pengrusakan mobilnya ke Polres Sergai, sore itu juga
Tak hanya itu, rupanya kejadian itu dipantau oleh Ketua DPRD Sergai, Riski Ramadhan Hasibuan yang melihat dari viralnya ke ributan pedagang dengan Satpol PP.
Didamping Enriko Silalahi dan Rajali anggota DPRD Sergai dari Komisi B, lalu melakukan dialog dengan pemilik lahan dan perwakilan pedagang.
“Besok hari Senin akan kita panggil perwakilan dari pemerintah daerah, kita akan cari solusinya supaya kekisruhan ini tidak berkepanjangan. Pemerintah hadirkan gunanya untuk mensejahterakan rakyat, jadi jangan ada yang merasa dirugikan. Yang penting, saya minta ke pada para pedagang untuk berlaku koperatif, jangan melakukan tindakan yang melawan hukum dan percayakan kepada kami untuk membantu menyelesaikannya,” ucap Ketua DPRD Sergai.
Dipandu oleh ibu Misdiani Harahap dan perwakilan pedagang, Ketua DPRD Sergai dan Anggota Komisi B DPRD Sergai meninjau lokasi pekan Lelo.
Bahkan, Ketua DPRD Sergai ini Sempat dielu-elukan pedagang dan berdialog dengan pedagang Pekan Lelo sekaligus berbelanja sandal, yang dibagi-bagikan nya kepada awak media.
Penulis: Andy Ebiet
Editor: Yos Casa Nova F


















