Dituduh Mencuri, Oknum Perwira Polisi di Sergai Aniaya ODGJ

Sergai, PONTAS.ID – Oknum polisi berpangkat Perwira Pertama yang bertugas di Polres Sergai, diduga aniaya warga Desa Firdaus hingga mengalami memar dan luka robek.

Kejadian ini sempat membuat heboh dikalangan warga Desa Firdaus. Diketahui, bahwa kesehariannya sejak setahun terakhir ini mengalami stress atau depresi mental alias gangguan jiwa.

Demikian disampaikan oleh Fauzi Iskandar Nasution dan temannya secara bergantian dari Konsultan Hukum F3 Medan kepada awak media di RM Cindelaras Desa Sei Rampah, Kecamatan Seirampah, Sergai, Senin (19/7/2021).

“Untuk itu kami selaku pendamping atau penasehat hukum dari korban, Agung Lesmana (27) warga Dusun VIII Desa Firdaus Kecamatan Sei Rampah meminta pihak Polres Sergai untuk mengusut tuntas kasus ini,” ujar Fauzi.

Hal ini diperkuat bahwa korban mengalami luka yang cukup serius yakni memar dan luka dan dijahit dibeberapa bagian tubuhnya.

Sedangkan Febriansyah Mirza dari Biro Hukum F3 Medan menimpali, pihaknya meminta Polres Sergai menindak lanjuti perkara aduan kliennya.

Agustiansyah (25) selaku adik kandung korban sekaligus pelapor,dan meminta agar kejadian ini diusut tuntas hingga ada kepastian hukum.

“Agung Lesmana selaku korban, sejak satu tahun lalu ketika ayahnya meninggal dunia, mengalami ganguan jiwa sehingga kesehariannya seperti orang linglung,” jelas Febriansyah.

Menurut keempat Pengacara ini secara bergantian menjelaskan, peristiwa penganiayaan yang dialami Agung terjadi pada tanggal 26 Mei 2021 pukul 23:00 wib.

Penganiayaan ini terjadi saat Agung berada diperkarangan salah satu rumah warga di komplek perumahan Graha Sergai Indah Dusun II Desa Firdaus yang merupakan milik oknum Polisi dengan berpangkat Ipda.

Menurut pihak keluarga lanjut Febriansyah, saat itu Agung ditangkap Security (Penjaga malam) perumahan bernama Sulisman (35) dan Iwan (34), dan membawa Agung ke Pos jaga.

Selanjutnya, salah seorang penjaga malam menghubungi pemilik rumah, yang tak lain oknum Polisi tersebut. Lalu menuduh Agung akan mencuri dirumahnya.

Kemudian oknum tersebut menganiaya korban menggunakan papan kayu yang masih tertancap paku, hingga korban mengalami luka robek dibagian kepala.

Dijelaskan Fauzi, pihak keluarga korban mengetahui kejadian ini setelah keesokkan paginya (27/5/2021). Dengan ditemani Kepala Dusun adik korban melapor ke Polsek Firdaus.

Sementara itu, pihak Polsek Firdaus membawa korban ke RS Melati sekaligus meminta untuk dibuatkan visu agar tidak terjadi kesalahan fahaman.

“Keluarga merasa keberatan atas penganiayaan ini, terlebih penganiayaan diduga dilakukan oknum Polisi pula,” cetus Fauzi Iskandar.

Atas penganiayaan tersebut timpal Febriansyah, pihaknya selaku Penasehat Hukum keluarga dan korban telah melaporkan kasus penganiayaan yang diduga dilakukan oknum Polisi tersebut ke Polsek Firdaus 15 Juli kemarin dengan nomor: STPL/120/VII/2021/SPKT/Polres Sergai/Polda Sumut ditanda tangani Kepala SPK “A” Aiptu.J Sirait.

“Kita cukup miris bahwa korban yang telah mengalami cacat mental sudah setahun lalu di aniaya,” pungkas Febriansyah Mirza.

Kapolres Sergai AKBP Robinson Sima tupang melalui Kasubbag Humas, AKP Sofian ketika dikonfirmasi melalui WhatsApp, Senin (19/7/2021) petang, membenarkan adanya pengaduan masyarakat terkait adanya oknum Polisi yang diduga menganiaya warga.

“saat ini perkaranya sudah ditangani Reskrim Polres Sergai,” kata AKP Sofian.

Penulis: Andy Ebiet

Editor: Fajar Virgyawan Cahya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here