Jakarta, PONTAS.ID – Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah terus menguat di tengah wabah virus corona. Bahkan, sejumlah bank dalam negeri telah menjual dolar AS sampai Rp 16.000 siang ini.
Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo mendorong Pemerintah dalam hal ini Bank Indonesia (BI), harus melaksanakan strategi yang dapat mendongkrak nilai rupiah agar dapat stabil kembali.
Disisi lain, pria akrab disapa Bamsoet mengimbau masyarakat tidak berspekulasi dengan dolar yang dapat berakibat melemahnya nilai tukar rupiah, serta mendorong masyarakat untuk bersikap tidak panik dalam sutuasi kritis saat ini, mengingat sebelumnya Indonesia juga sudah pernah menghadapi krisis ekonomi.
“Mengimbau masyarakat tidak menarik uangnya yang berada di bank secara besar-besaran (rush money) yang dapat menyebabkan bank kolaps,” kata Bamsoet dalam keterangan pers, Kamis (19/3/2020).
Sebelumnya, dari laman beberapa bank, Bank BCA menjual dolar dengan harga Rp 16.150 pada pukul 12.06 WIB. Kemudian, BCA akan membeli dolar dengan harga Rp 15.950.
Senada, bank BUMN yakni Bank Mandiri menjual dolar Rp 16.150. Kemudian, dolar akan dibeli dengan harga Rp 15.850.
Bank BNI masih mematok dolar pada harga Rp 15.979 pada pukul 11.50 WIB. Kemudian, dolar dibeli dengan harga Rp 15.824.
Selanjutnya, Bank BRI menjual dolar Rp 16.410. Lalu, dolar dibeli dengan harga Rp 15.970.
Kemudian, Bank BTN menjual dolar seharga Rp 16.126 dan dolar akan beli dengan harga Rp 15.701.
Penulis: Luki Herdian
Editor: Riana




























