Korban Tewas Virus Corona Mencapai 1.770 Jiwa

Petugas Medis Cina Mengevakuasi Korban Virus Corona
Petugas Medis Cina Mengevakuasi Korban Virus Corona

Jakarta, PONTAS.ID – Otoritas kesehatan di provinsi Hubei Cina – pusat episemi epidemi coronavirus baru – pada hari Senin melaporkan 100 kematian baru yang terkait dengan penularan dan 1.933 kasus yang baru dikonfirmasi.

Melansir South Cina Morning Post, angka ini menjadikan total yang diumumkan oleh komisi kesehatan provinsi masing-masing menjadi 1.696 kasus dan 58.182 kasus. Adapun angka kematian global menjadi 1.770 kasus.

South Cina Morning Post juga melaporkan, pejabat di Hubei telah melaporkan 1.843 kasus yang baru dikonfirmasi dan 139 kematian sehari sebelumnya. Di sisi lain, kasus pasien yang sembuh dari virus mematikan ini mencapai 10.607 kasus.

Meskipun kasus-kasus baru sebelumnya turun untuk hari ketiga berturut-turut setelah dilakukan perubahan atas kriteria diagnostik, kekhawatiran global tetap tinggi tentang penyebarannya.

Mengutip Reuters, penurunan jumlah kasus ini terjadi setelah pihak berwenang memberlakukan pembatasan baru yang ketat untuk mencegah penyebaran penyakit flu akut ini. Asal tahu saja, pemerintah provinsi Hubei melakukan penguncian yang lebih ketat di wilayah tersebut.

Pejabat kesehatan Cina pada hari Minggu mengatakan, penurunan jumlah kasus baru yang dikonfirmasi dalam dua hari terakhir menunjukkan upaya mereka untuk menghentikan penyebaran virus membuahkan hasil.

“Efek dari kontrol virus corona mulai tampak,” jelas Mi Feng, juru bicara Komisi Kesehatan, mengatakan kepada wartawan seperti dikutip Reuters.

Mi mengatakan, proporsi kasus yang dikonfirmasi pada pasien yang sakit kritis telah turun 21,6% pada hari Sabtu, dari 32,4% pada 27 Januari. Dia mengatakan ini menunjukkan pihak berwenang dapat mengobati pasien lebih cepat, mencegah kasus menjadi kritis.

Reuters juga memberitakan, ada 70 kasus baru coronavirus dikonfirmasi di atas kapal pesiar Princess Diamond di mana 3.700 penumpang dan awak telah ditahan sejak 3 Februari. Sekitar 355 orang di dalamnya telah dinyatakan positif mengidap penyakit ini. Sejauh ini merupakan kelompok kasus terbesar di luar Cina.

Penumpang Kanada, Italia, Korea Selatan, dan Hong Kong diperkirakan akan segera menyusul, setelah pemerintah mereka juga mengumumkan rencana untuk memulangkan penumpang.

“Berangkat dalam beberapa jam. Tidak ada penjelasan detail. Mungkin akan pergi ke Texas atau Nebraska,” jelas Gay Courter, salah satu penumpang Amerika, mengatakan kepada Reuters.

Courter mengatakan, dia berharap untuk menghabiskan dua minggu lagi masa karantina di AS.

Penulis: Luki Herdian

Editor: Pahala Simanjuntak

Previous articleAkibat Virus Corona, Industri Elektronik Was-was
Next articleKementan Dorong Petani Penuhi Pasar Domestik dengan Buah Bermutu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here