Wadan Satsiber Tinjau Pelatihan ISTX

Jakarta, PONTAS.ID – Wakil Komandan Satuan Siber Tentara Nasional Indonesia (Satsiber TNI), Kolonel Chb Tofik Tofana meninjau pelaksanaan latihan keamanan cyber dan sistem teknologi dalam bentuk Information System and Technology Exchange (ISTX) di Jakarta Room Hotel Raffles (23/7/2019).

Latihan keamanan cyber diikuti 19 Prajurit TNI dan 15 Tentara Hawaii bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemahaman mengenai siber dalam menghadapi global proxy war, dan berlangsung 22-26 Juli.

Kolonel Tofik melihat pembekalan materi wireshack kepada para peserta ISTX yang disampaikan oleh Tsgt Kirk Koelzer (Cyber Security Network Specialist).

Tsgt Kirk Koelzer menyampaikan, wireshark merupakan salah satu tools atau aplikasi network analyzer (analisator)kinerja jaringan yang melingkupi berbagai hal, mulai dari proses menangkap paket-paket data atau informasi yang berlalu-lalang dalam jaringan, sampai pada digunakan pula untuk sniffing (memperoleh informasi penting seperti password email).

“Wireshark merupakan free tools untuk network analyzer dengan tampilan yang bersahabat dan dengan user karena menggunakan tampilan grafis atau GUI (Graphical User Interface),” ujarnya.

Ditambahkan pula, dalam tampilan wireshack akan terdapat beberapa elemen seperti one row per packet,  time-number of seconds since the packet capture started,  display filter, packet listing, packet details dan packet.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Komandan Satsiber TNI Kolonel Chb Tofik Tofana mengapresiasi dengan baik pelaksanaan kerja sama Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Hawaian National Guard (HING) atau Garda Nasional Tentara Hawaii yang merupakan komponen Angkatan Darat Amerika Serikat.

Penulis: Mohammad Abriyanto
Editor: Hendrik JS
Previous articleTranscend Jawab Kebutuhan Pasar dengan Produk Berkualitas
Next articleTekan Kerugian, Pemerintah Dorong Perombakan Manajemen KS