Elektabilitas Jokowi Diyakini Aman Meski Dikritik Bertubi-tubi

Presiden Jokowi saat menjawab wartawan didampingi Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto, dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian di Mabes TNI Cilangkap,Selasa (5/6/2018)

Jakarta, PONTAS.ID – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yakin elektabilitas Joko Widodo tidak akan turun jelang Pilpres 2019 mendatang.

Hal itu seiring sejumlah kritikan yang dialamatkan kepada Jokowi, teranyar soal rencana hak angket pengangkatan Komjen (Pol) M Iriawan sebagai Plt Gubernur Jawa Barat.

Termasuk kritikan dari Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang menyebut arah Indonesia telah melenceng dari konstitusi.

“Tidak akan ganggu elektabilitas pak Jokowi,” kata Ketua DPP PKB Jazilul Fawaid, Sabtu (23/6/2018).

Meski begitu, Jazilul meragukan dasar kritikan Prabowo tersebut, karena tidak didasari dengan diskusi publik yang transparan.

“Pak Prabowo sudah biasa bikin pernyataan sensasional dan bernada fiksi,” ujarnya.

Diketahui, Prabowo memberikan pidato politiknya kepada seluruh kader Gerindra, Rabu (20/6) malam. Pidato itu disampaikan melalui live streaming Facebook kurang lebih selama tiga puluh menit.

Dalam pidatonya, Prabowo menekankan bahwa arah bangsa Indonesia saat ini sudah melenceng dari Pancasila dan UUD 1945. Prabowo lebih menekankan kepada persoalan ekonomi yang sedang dihadapi bangsa Indonesia.

“Apa yang menjadi pusat perhatian Gerindra dari awal saya dan Gerindra melihat bahwa arah kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia ini berada di arah dan alur yang salah. Saya berpandangan berkeyakinan bahwa sistem bernegara sistem politik dan sistem ekonomi bangsa kita berada di jalur yang menyimpang. Menyimpang dari apa? Menyimpang dari rencana dan rencana cetak biru yang dibangun oleh pendiri-pendiri bangsa kita yaitu Pancasila dan UUD 1945,” kata Prabowo.

Previous articleTrump Pertimbangkan Bertemu Putin pada Juli
Next articleDukung Uji Materi PT 20 Persen ke MK, Fahri Tak Ingin Pilihan Rakyat Dibatasi