Lima Startup Plug and Play Berkolaborasi dengan Pemprov DKI

5 Startup Plug and Play Berkolaborasi dengan Pemprov DKI

Jakarta, PONTAS.ID – Lima dari dua belas startup angkatan kedua yang dibina oleh GK-Plug and Play mengunjungi Balaikota untuk menghadap Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno. Kelima startup tersebut adalah Duithape, Gandeng Tangan, Gringgo, Periksa.Id, dan Weston. Pertemuan ini dijadwalkan untuk menggali kolaborasi antara startup GK-Plug and Play dengan program Pemprov DKI Jakarta.

“Nama Plug and Play sudah tidak asing lagi dan kami sangat meng-appreciate rekan-rekan startup yang ingin bekerja sama dengan Pemprov DKI Jakarta. Kami menganut sistem City 4.0 yang mengedepankan kolaborasi. Kita akan lihat kemungkinannya untuk dikolaborasikan dengan Smart City atau OKE OCE,” kata Sandiaga Uno selaku Wagub DKI Jakarta dalam rilis yang diterima PONTAS.id, Jakarta, Rabu, (16/5/18).

Kelima startup ini diketahui memiliki background yang berbeda, mulai dari Duithape dan Gandeng Tangan yang bergerak di bidang financial technology (fintech), Gringgo yang menyediakan aplikasi untuk pengelolaan sampah, Periksa.Id di bidang teknologi kesehatan, dan Weston di bidang renewable energy.

“Saat proses seleksi masuk ke program GK-Plug and Play, bukan hanya business model saja yang kami nilai, tapi juga karakter dan background dari founder startup tersebut hingga cerita di balik terbentuknya startup itu sendiri. Kami berharap startup-startup yang ada di Indonesia benar-benar bisa membantu menyelesaikan berbagai permasalahan yang ada di masyarakat dengan bekerja sama dengan Pemprov DKI Jakarta,” ungkap Wesley Harjono, President Director GK-Plug and Play.

Dalam pertemuan ini, Wakil Gubernur Sandiaga Uno pun langsung menunjuk beberapa person in charge untuk menindaklanjuti kerja sama dengan kelima startup ini. “Akan langsung kita kenalkan dengan pihak terkait. Gandeng Tangan dan Duit Hape akan kita pertemukan dengan OKE OCE. Gringgo juga memiliki potensi kerja sama yang besar dengan Smart City. Periksa.Id akan kita perkenalkan ke Depkes untuk melihat potensinya lebih jauh. Weston juga bisa kita undang ke Pulau Seribu untuk memberikan solusi di bidang listrik,” tutur Sandiaga Uno usai mendengarkan perkenalan dari kelima startup tersebut.

Memiliki program akselerasi yang terencana dengan baik, akselerator asal Silicon Valley ini mengaku optimis startup-startup-nya dapat memberikan kontribusi yang besar untuk masyarakat Indonesia.

Selain menghubungkan startup dengan regulator, saat ini GK-Plug and Play juga diketahui memiliki empat corporate partner yang siap bekerja sama yaitu Astra, BNI, BTN, dan Sinar Mas. Bahkan, GK-Plug and Play mengaku telah menyiapkan sejumlah resources dan dana untuk lebih banyak startup.

“Kami sudah menyiapkan resources mulai dari coworking space, 1:1 mentorship, workshop, seed funding, hingga network yang luas. Bahkan, startup-startup yang tergabung dengan program kami akan kami perkenalkan dengan corporate partner kami untuk mengeksplor peluang kerja sama. Registrasi untuk batch ketiga akan kami buka bulan ini. Startup yang tertarik dapat membaca informasi lebih lanjut di media sosial kami,” tutup Wesley Harjono.

Previous articleDPR Jamin Pembahasan Revisi UU Terorisme Tak Ada Masalah
Next articleSerangan Berantai Teroris Karena Propaganda Asing

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here