KemenLHK Didesak Seriusi Masalah Sampah

Lautan Sampah di Teluk Jakarta (ist)

Jakarta, PONTAS.ID – Anggota Komisi VII DPR, Harry Poernomo menilai, menumpuknya sampah di teluk Jakarta karena minimnya sistem pencegahan.

“Masalah lingkungan di Indonesia paling buruk di dunia. Di Indonesia tidak ada pencegahan dan edukasi juga lemah,” kata Harry, Selasa (20/3/2018).

“Contohnya kemarin Gubernur DKI membersihkan sampah puluhan ton di teluk Jakarta. Lalu juga ada keluhan wisatawan mancanegara soal banyak sampah di salah satu pantai di Bali,” sambungnya.

Dengan kondisi demikian, Harry pun berharap, agar pemerintah tepatnya Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KemenLHK) yang mengurusi soal kebersihan ini dapat secara maksimal membenahi hal tersebut.

“Kita sebagai masyarakat juga harus bertanggung jawab karena paling banyak dari rumah tangga selain industri. Itu yang lemah. Namun demikian, Kita perlu penegakan hukum yang konsisten,” pungkasnya.

Diketahui, Sekitar 30 ton sampah menumpuk pada area 1.000 meter persegi di teluk Jakarta. Lautan sampah itu bahkan seperti membentuk daratan di kawasan hutan bakau Ecomarine Tourism Mangrove di Muara Angke, Jakarta Utara.

Previous articlePolisi Kembali Periksa Fahri Hamzah Soal Kasus Presiden PKS
Next articleTunggu Putusan Menkeu, Holding Migas Segera Terwujud

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here