Jakarta, PONTAS.ID – Ketua Ikatan Mahasiswa Teknologi Pertanian Indonesia (IMTPI) Indonesia Timur Supiardi memuji 5 program unggulan Prof Andalan.
Khususnya, kata Supiardi, di bidang pengembangan teknologi pertanian soal Bantuan Permodalan, Teknologi dan Skill untuk Mendukung Hilirisasi Pertanian dan Perikanan berbasis kebutuhan warga Sulawesi Selatan.
“Program pengembangan teknologi pertanian tentu sangat diinginkan oleh masyarakat Sulsel, mengingat tantangan zaman yang semakin maju, sehingga kebutuhan produksi harus ditopang dengan perkembangan pertanian berbasis teknologi,” ungkap pria yang akrab disapa Uppi itu, melalui pesan tertulis yang diterima PONTAS.id, Rabu (14/3/2018).
Sebagaimana diketahui, Prof Nurdin Abdullah berpasangan dengan Andi Sudirman Sulaiman (Prof Andalan) di Pilgub Sulsel.
Menurut Alumni Universitas Negeri Makassar (UNM) ini, Hampir 30 persen perekonomian di Sulawesi Selatan ditopang oleh sektor pertanian dan rata rata masyarakat di pedesaan menggantungkan hidupnya pada sektor pertanian, “Bukan mendukung, tapi program dari Prof Andalan tersebut sangat realistis, apalagi perekonomian di Sulsel hampir 30 persen ditopang oleh sektor pertanian,” tutur Uppi.
Apalagi, kata Uppi, latar belakang Nurdin Abdullah sebagai seorang guru besar (Professor) di bidang pertanian, tentu akan sangat paham bagaimana cara mendorong pertanian berbasis teknologi ini, “Beliaukan Guru Besar Pertanian, secara keilmuan pasti paham apa yang harus dilakukan demi pengembangan teknologi pertanian,” tutup Supiardi.
Sebagai informasi, Prof Andalan memiliki 5 program utama yaitu: 1).Bantuan Permodalan, Teknologi & Skill untuk Mendukung Hilirisasi Pertanian dan Perikanan, 2).Rumah Sakit Regional di 6 Wilayah & Ambulans Siaga.
3).Birokrasi Anti-Korupsi & Masyarakat Madani, 4).Destinasi Wisata Andalan Berkualitas Internasional, serta 5).Pembangunan Infrastruktur yang Menjangkau Masyarakat Desa Terpencil.
Pendidikan Usia Dini
Terpisah, dalam kegiatan sebelumnya, Calon gubernur Sulsel Nomor Urut 3 Prof. Nurdin Abdullah, mengatakan pendidikan usia dini merupakan fokus perhatian pihaknya jika diberikan amanah menjadi Gubernur Sulsel periode 2018-2023.
Menurut Bupati Bantaeng dua periode tersebut, pendidikan usia dini menjadi penentu masa depan generasi muda karena di masa merupakan pembentukan karakter dasar setiap orang.
Hal ini disampaikan Nurdin Abdullah saat mengunjungi Kelurahan Bajoe, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone, Selasa (13/3/2018).
“Pendidikan usia dini itu untuk basic dari segala-galanya. Jadi mulai dari dalam rahim harus diberi gizi. Kemudian dilanjutkan dengan pendidikan usia dini, lanjut ke TK, pendidikan dasar, SMP dan SMA. Ini harus betul-betul kita perkuat basic-nya,” tuturnya.
“Tiga komponen itu harus diperkuat. Yang kita butuhkan ke depan adalah pendidikan yang berkualitas. Kalau pendidikan usia dini bagus, maka masa depan sudah pasti cerah,” pungkasnya.
Editor: Hendrik JS




























