Slovenia Siap Akui Negara Palestina

Ljubljana, PONTAS.ID – Pemerintah Slovenia di Eropa Tengah berharap agar para anggota parlemen mereka memilih iya dalam voting untuk mengakui Palestina sebagai sebuah negara. Jika terwujud, Slovenia akan menjadi negara kedua dari Uni Eropa yang mengakui Negara Palestina.

“Semua orang (negara-negara anggota Uni Eropa lainnya) mendukung langkah Slovenia ini, yang akan terwujud jika parlemen memberi lampu hijau untuk proposal soal pengakuan Negara Palestina,” ucap Menteri Luar Negeri Slovenia, Karl Erjavec, kepada televisi setempat POP TV dan dilansir AFP, Selasa (23/1/2018).

Menlu Erjavec menyampaikan pernyataan ini dari Brussels, Belgia yang menjadi lokasi markas Uni Eropa. Di kota yang sama, Presiden Palestina Mahmud Abbas bertemu dengan sejumlah Menlu negara Eropa yang didesaknya untuk segera mengakui Negara Palestina.

Erjavec sempat menggelar pertemuan bilateral dengan Abbas di Brussels.

Dari 28 negara anggota Uni Eropa, Swedia menjadi negara pertama yang mengakui secara resmi Negara Palestina tahun 2014. Delapan negara lainnya, yakni Republik Ceko, Slovakia, Hungaria, Bulgaria, Rumania, Malta dan Siprus, telah mengakui Negara Palestina sebelum bergabung Uni Eropa.

Komisi Urusan Luar Negeri pada parlemen Slovenia akan menggelar rapat di Ljubljana pada 31 Januari mendatang. Rapat itu bertujuan untuk menyetujui proposal pengakuan Negara Palestina yang selanjutnya akan dikirimkan ke parlemen.

Selanjutnya, sebut televisi lokal Slovenia lainnya, RTV, parlemen Slovenia akan menggelar voting soal pengakuan Negara Palestina itu dalam sidang pada Maret atau April mendatang. Erjavec berharap proposal itu akan diloloskan oleh parlemen.

“Dengan mengakuinya, (Slovenia) akan memperkuat perundingan Palestina dalam upaya perdamaian Timur Tengah. Kita memiliki kebijakan luar negeri yang independen, kita tidak perlu negara lain untuk mendukung kita,” tegas Erjavec.

Previous articleDiperiksa KPK, Zumi: Tanya ke Penyidik
Next articleKomisi IV Tolak Impor Garam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here