Esti Wijayati: Anggaran Cagar Budaya Sangat Kecil

Anggota Komisi X DPR RI Esti Wijayati, (Foto;Ist)

Jakarta, PONTAS.ID – Peristiwa yang terjadi beberapa hari yang lalu di Museum Bahari, DPR akhirnya buka suara soal terkait minimnya anggaran perawatan Museum dari Pemerintah Daerah, Anggota Komisi X DPR RI yang diwakili oleh Esti Wijayati mengatakan, masalah anggaran perawatan museum berada di bawah Dirjen Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Ironisnya, dari anggaran Rp 40 triliun untuk Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, hanya dialokasikan anggaran sekitar Rp 1,6 triliun yang cakupannya tidak hanya sektor permuseuman saja, tetapi seluruh yang menyangkut mengenai kebudayaan.

“Anggarannya memang sangat kecil. Beberapa hari yang lalu kita juga merasa prihatin dengan terbakarnya Museum Bahari di Jakarta. Ini menjadi peringatan bagi kita semua tentang bagaimana keseriusan kita untuk kembali menguatkan, termasuk pengalokasian anggaran yang memadai,” kata Esti selaku Angoota Komisi X DPR RI di Komples DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis, (18/1/18).

Oleh karenanya, lanjut politisi F-PDI Perjuangan itu, dalam hal ini tidak bisa hanya mengandalkan dari APBN saja. Peran pihak ketiga yakni swasta, perlu juga dilibatkan. Demikian juga dengan Pemerintah Provinsi dan Kabupaten dan Kota.

“Saya melihat, kebijakan-kebijakan mengenai cagar budaya atau museum tidak menjadi skala prioritas pemerintahan didaerah. Anggaran yang dialokasikan pun mungkin sangat minim, meski cagar budaya sudah ada. Sekarang tinggal bagaimana komitmen kita untuk lebih serius dengan mengalokasikan anggaran yang lebih. Bicara museum tidak semata-mata pada fisik gedung, tetapi tentang perjalanan sebuah bangsa,” ujarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here