Jokowi Serahkan KIP dan PKH di Banjar

Presiden Jokowi Serahkan KIP dan PKH, (Foto:Ist)

Banjar, PONTAS.ID – Kunjungan Presiden Joko Widodo ke kota Banjar, Jawa Barat, memiliki tujuan untuk menyerahkan 1.771 Kartu Indonesia Pintar (KIP). Penerima KIP ini terdiri dari 653 pelajar SD, 555 pelajar SMP, 119 pelajar SMA, 297 pelajar SMK, serta 147 pelajar kejar paket A, B, dan C.

“Jadi anak-anak semuanya tahu ya di kartu itu ada isinya? Yang SD ada Rp450 ribu (pertiga bulan), yang SMP Rp750 ribu, yang SMA, SMK, kejar paket Rp1 juta,” kata Presiden Jokowi, Banjar, Jawa Barat, Selasa, (16/1/18).

Ia mengatakan uang itu hanya boleh digunakan untuk keperluan sekolah dan pendidikan, seperti beli buku, baju sekolah serta sepatu sekolah. Jokowi mengingatkan agar dana tersebut tidak digunakan untuk membeli pulsa.

“Mana yang bilang boleh (buat beli pulsa)? Enggak boleh buat beli pulsa. Kalau tahu buat beli pulsa, kartunya dicabut. Jadi buat keperluan sekolah,” ucap dia.

Selain KIP, Presiden juga menyerahkan Program Keluarga Harapan (PKH) kepada 1.000 keluarga penerima manfaat di Banjar. Presiden meminta para penerima menggunakan dana sebesar Rp1.890.000 per keluarga dengan baik.

Mantan Gubernur DKI Jakarta meminta kepada para penerima manfaat untuk tidak menggunakan seluruh dana yang diberikan. Pasalnya, dana itu tetap akan ada di tabungan sekalipun tak digunakan.

“Jangan dipakai semua, kalau enggak dipakai juga kan ada di tabungan. Uang itu untuk anak-anak kita dalam menempuh pendidikan, untuk gizi anak,” kata dia.

Kepala Negara mengingatkan kepada penerima manfaat agar uang itu tidak digunakan para suaminya membeli rokok. Pasalnya, dana bantuan itu diberikan untuk keperluan sekolah dan menambah gizi anak.

“Kasih tahu suaminya, ‘Pak ini untuk anak-anak kita, untuk sekolah anak-anak kita, buat gizi anak-anak kita, untuk rokok bapak cari sendiri.’ Diberi tahu pelan-pelan jangan dimarah-marahi,” ujar dia.

Ia pun meminta doa kepada para penerima manfaat agar dana yang dialokasikan untuk PKH bisa meningkat pada tahun depan. Dengan begitu, dana bantuan yang didapatkan para penerima manfaat juga bertambah.

“Saya titip yang tadi sudah dikasih betul-betul dimanfaatkan seperti yang tadi sudah dipesankan,” pungkas dia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here