Bupati Kukar Ditetapkan Tersangka oleh KPK

Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari, (Foto:Ist)

Jakarta, PONTAS.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Kutai Kertanegara (Kukar) nonaktif, Rita Widyasari sebagai tersangka tindak pidana pencucian uang (TPPU). Selain Rita, dalam kasus ini, KPK juga menyematkan status tersangka terhadap Komisaris PT Media Bangun Bersama (MBB) Khairudin yang diketahui merupakan tangan kanan Rita.

Laode M Syarief mengatakan bahwa, Rita dan Khairudin diduga mencuci uang hasil tindak pidana korupsi dan gratifikasi yang mereka terima selama Rita menjabat sebagai Bupati Kukar. Tak tanggung, terdapat Rp 436 miliar yang diterima Rita dan Khairudin terkait proyek, perizinan hingga pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemkab Kukar.

“KPK menemukan adanya dugaan tindak pidana pencucian uang yaitu menempatkan, mentransfer, menghibahkan, menitipkan, mengubah bentuk atau menukarkan dengan mata uang atas harta kekayaan yang patut diduga hasil tindak pidana korupsi yang diduga dilakukan oleh tersangka RIW (Rita Widyasari) bersama KHR (Khairudin),” kata KPK Laode M Syarif selaku Wakil Ketua KPK, Jakarta, Selasa, (16/1/180.

Rita dan Khairudin diduga telah mencuci uang hasil gratifikasi itu salah satunya dengan membeli kendaraan menggunakan nama orang lain, tanah, uang tunai maupun dalam bentuk lainnya.

“Salah satunya penyamaran itu dilakukan dengan menggunakan nama orang lain,” katanya.

Atas tindak pidana yang diduga dilakukannya itu, Rita dan Khairudin disangkakan melanggar Pasal Pasal 3 dan atau Pasal 4 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang TPPU juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 juncto Pasal 65 ayat (1) KUHP.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here